Surabaya (beritajatim.com) – Persiapan menuju pertempuran tandang melawan Bali United telah memicu ketegangan di kubu Persebaya Surabaya. Paul Munster, sang arsitek di balik Bajol Ijo, memutuskan untuk memutar kartu dengan merotasi pemain jelang pertandingan krusial di Stadion Gelora Bung Tomo.
Dalam sesi konferensi pers yang digelar Selasa kemarin, Munster mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk merotasi skuadnya. “Masih banyak pemain yang butuh jam bermain, jadi kesempatan itu akan kami berikan pada mereka yang belum turun,” ujar Munster dengan mantap.
Alasan lain di balik keputusan ini adalah absennya beberapa pemain inti, seperti Bruno Moreira dan Ripal Wahyudi yang harus absen karena akumulasi kartu pada laga kontra Persib Bandung. Masalah serupa juga akan terjadi pada laga berikutnya melawan Bali United, di mana Reva Adi dan Andre Oktaviansyah tak bisa diturunkan karena alasan yang sama.
Meski demikian, Munster menegaskan bahwa dia tetap akan memantau kondisi terakhir para pemain lainnya. “Kami masih mengevaluasi kondisi mereka. Kesempatan ini adalah peluang bagi mereka yang masih bisa memberikan kontribusi,” tegas Munster, memberikan gambaran strategi yang akan diterapkan.
Ketika ditanya mengenai pemain-pemain yang akan turun di lapangan, Munster enggan memberikan rincian lebih lanjut. “Ada pemain baru yang akan bermain, namun kami masih fokus pada pemulihan tim saat ini,” katanya dengan singkat.
Namun, sorotan khusus pun dialamatkan pada kondisi Robson Duarte, yang masih dalam masa pemulihan setelah mengalami cedera pada laga kontra Dewa United. “Kami berharap dia bisa berlatih hari ini dan kami akan lihat bagaimana kondisinya. Kehadirannya akan menjadi keputusan penting bagi tim,” tambah Munster dengan harapan yang menggantung.
Sebelumnya, Duarte telah absen pada pertandingan melawan Persib Bandung akibat cedera paha yang dideritanya, dan kini nasibnya menjadi sorotan menjelang duel kontra Bali United. (way/kun)






