Surabaya (beritajatim.com) – Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, berencana untuk memperbaiki insting serangan dan kemampuan mengeksekusi gol para pemainnya. Hal ini menjadi fokus karena Persebaya kerap kesulitan mencetak gol dalam beberapa pertandingan.
Menurut pelatih asal Irlandia Utara ini, dalam pertandingan terakhir melawan Madura United, para pemain dapat melaksanakan permainan sesuai instruksi. Namun, kurangnya insting serangan menyebabkan peluang-peluang gol gagal tercipta.
“Permasalahan kami terletak pada insting, sehingga banyak peluang tidak tercipta. Contohnya, tendangan Toni seharusnya bisa mencetak gol, tetapi sayangnya membentur tiang dan posisinya tidak tepat,” ungkap Munster.
Lebih lanjut, Munster menyatakan bahwa ia akan mencari solusi untuk memanfaatkan peluang, terutama dalam situasi di dekat gawang lawan.
“Kami harus memperbaiki masalah ini. Kami mendapatkan peluang dalam situasi umpan pendek di dekat gawang. Itu adalah hal yang harus kami jadikan fokus. Kami harus bekerja lebih keras,” tambahnya.
Dengan waktu jeda yang cukup panjang sebelum pertandingan berikutnya melawan Arema FC, Munster berharap para pemain akan bekerja keras mencari solusi untuk mengamankan poin.
“Saya berharap para pemain bisa menerapkan instruksi yang telah diberikan. Mereka harus bekerja keras untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Persebaya Surabaya hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Madura United dalam pertandingan pekan ke-29 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. [way/but]






