Jombang (beritajatim.com) – Muktamar PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) digelar di Bali pada 24-25 Agustus 2024. Salah satu agenda muktamar adalah memilih Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029.
Untuk itu, DPC PKB Jombang menyatakan kesiapannya hadir dalam perhelatan tersebut. Bahkan PKB Jombang menyatakan dukungan penuh kepada Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Imin untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum DPP PKB.
Keputusan tersebut berdasarkan rapat pleno yang dihadiri oleh ratusan pengurus dari berbagai unsur mulai dari jajaran Dewan Syura, Dewan Tanfidziyah dari tingkat DPC, DPAC dan seluruh Banom DPC PKB Jombang di Graha Gus Dur pada Minggu, 11 Agustus 2024.
“Seluruh jajaran pengurus dan kader PKB di Kabupaten Jombang sepakat memberikan dukungan kepada Gus Imin. Karena, di bawah kepemimpinan Gus Imin, PKB telah menunjukkan berbagai pencapaian yang signifikan,” kata Ketua DPC PKB Jombang Hadi Atmaji, Kamis (15/8/2024).
Pencapaian tersebut baik dalam kancah politik nasional maupun dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya warga Nahdliyin. Gus Imin, lanjut Hadi, membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang visioner, berani, dan memiliki komitmen yang kuat terhadap perjuangan partai.
Hadi menegaskan bahwa dukungan yang disampaikan bukan hanya sekadar formalitas, tetapi didasarkan pada kinerja nyata Gus Imin selama memimpin partai berlambang bola dunia. Di Bawah kepemimpinan cicit pendiri NU (Nahdliyin Ulama) KH Bisri Syansuri ini, PKB berhasil meningkatkan perolehan kursi di parlemen.
“Selain itu juga memperkuat konsolidasi internal partai, serta aktif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di berbagai lini. Gus Imin tidak hanya bekerja keras untuk PKB, tetapi juga untuk kemajuan Indonesia secara keseluruhan,” tegasnya.
Terlepas dari itu semuanya, Hadi berharap Muktamar PKB di Bali menjadi momentum penting bagi partai untuk memperkokoh posisinya di panggung politik nasional. Terutama menjelang Pilkada 2024.
“Dengan terpilihnya kembali Gus Imin sebagai Ketua Umum, PKB akan semakin solid dan siap menghadapi berbagai tantangan politik di masa depan. Ia menekankan pentingnya muktamar ini sebagai ajang konsolidasi dan evaluasi bagi PKB,” pungkasnya. [suf]






