Gresik (beritajatim.com) – Kabar gembira bagi warga Pulau Bawean yang bersiap menyambut mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, resmi membuka program mudik gratis kapal cepat tahun 2026 dengan total kuota 3.800 tiket untuk rute Gresik–Bawean dan Bawean–Gresik.
Program ini merupakan hasil usulan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang kemudian disetujui pemerintah pusat dan dilaksanakan bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, serta KSOP Kelas II Gresik. Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban biaya transportasi masyarakat kepulauan sekaligus memastikan arus mudik berjalan aman dan tertib.
Petugas Angkutan Penyeberangan Dinas Perhubungan Gresik, Zulfiqar Muhammad, menjelaskan kuota dibagi rata untuk dua jalur utama.
“Keberangkatan mulai 13 hingga 31 Maret 2026. Rinciannya, Gresik–Bawean 1.900 tiket dan Bawean–Gresik 1.900 tiket,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Jadwal keberangkatan kapal cepat untuk rute Gresik–Bawean berlangsung pada 13–20 Maret 2026. Sementara rute Bawean–Gresik dijadwalkan pada 24–31 Maret 2026. Rentang waktu tersebut disesuaikan dengan kebutuhan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Pelayaran akan dilayani operator kapal cepat Express Bahari yang dikelola oleh PT Pelayaran Sakti Inti Makmur.
Kepala Cabang Express Bahari Gresik, Reven Syah Putra, menyebut rute Gresik–Bawean termasuk dalam 18 rute nasional yang masuk program mudik gratis Kementerian Perhubungan tahun ini.
“Kapal yang digunakan adalah Express Bahari 3F dengan kapasitas 250 seat. Program ini berlaku untuk seluruh kelas, baik eksekutif maupun VIP,” ungkapnya.
Dengan kapasitas 250 penumpang per pelayaran, kapal cepat tersebut dinilai mampu mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode mudik, terutama warga Bawean yang bekerja atau menempuh pendidikan di Gresik dan sekitarnya.
Pendaftaran mudik gratis dilakukan secara daring melalui aplikasi Express Bahari Mobile dan dibuka mulai Kamis, 5 Maret 2026 pukul 00.00 WIB. Calon peserta wajib mengunduh aplikasi, melakukan registrasi, serta mengisi data sesuai identitas resmi.
Dalam satu kali pendaftaran, maksimal empat orang dalam satu Kartu Keluarga (KK). Peserta kemudian memilih jadwal keberangkatan sesuai kuota yang tersedia hingga batas pendaftaran terpenuhi. [dny/beq]






