Banyuwangi (beritajatim.com) – Kuota mudik gratis fasilitas dari Pemkab Banyuwangi dan Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Bali, tahun ini terbatas. Pihak penyelenggara hanya menyediakan 400 kursi untuk para perantau warga Banyuwangi di Pulau Dewata.
Dari jumlah itu, bus yang disediakan sekitar 8 bus. Jadwal pemberangkatan mudik ini akan berlangsung pada Sabtu, 6 April 2024, pukul 08.00 WITA. Pelepasan mulai dari Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
Bagi perantau yang akan memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini agar segera mempersiapkan diri. Pendaftaran mudik gratis mulai dibuka mulai 22 Maret di kantor sekretariat Ikawangi di Jl. Pulau Ayu No. 199 Denpasar.
Syaratnya, membawa fotocopy KTP, fotocopy STNK bagi yang membawa kendaraan. Paling penting, mereka terdaftar sebagai anggota Ikawangi Dewata yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA).
“Pendaftaran akan ditutup sewaktu-waktu jika kuota sudah penuh. Silakan mendaftar,” ungkap Plt. Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja, Selasa (19/3/2024).
Komang menyebut, selain menyediakan armada bus, fasilitas lainnya juga ada truk. Tujuannya, untuk mengangkut kendaraan para pemudik.
“Ada 2 truk yang disediakan, nantinya untuk mengangkut kendaraan roda dua, kapasitasnya sekitar 200 unit kendaraan,” terangnya.
Saat ini, Pemkab Banyuwangi dan Ikawangi Dewata baru memfasilitasi mudik gratis dari Bali. Namun, kemungkinan di tahun berikutnya ada fasilitas mudik gratis dari daerah lain.
“Bagi para pemudik silahkan manfaatkan fasilitas ini untuk pulang kampung ke Banyuwangi. Kita juga berkoordinasi dengan Ikawangi Jawa Tengah untuk program serupa,” pungkas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (rin/ian)






