Kediri (beritajatim.com) – Dua bocah di Kota Kediri hanyut terseret arus sungai saat tercebur ke sungai. Korban tercebur ke parit, ketika sepeda motor yang dikendarai orang tuanya mogok terendam banjir.
Peristiwa memilukan ini terjadi saat arus deras meluap di Jalan Kapten Tendean Kota Kediri, pada Sabtu malam (25/3/2023). Luapan air sungai ini terjadi, usai wilayah Kediri diguyur hujan deras lebih dari 4 jam.
Arus deras memakan korban, dua anak dinyatakan hilang setelah tercebur ke sungai. Sebelumnya, mereka dibonceng oleh anak ibunya dengan sepeda motor.
BACA JUGA :
Sekelompok Pemuda Terlibat Perang Sarung di Jalan Raya Kediri-Blitar
Dalam Pencarian, Ini Identitas Korban yang Hanyut Akibat Tenggelamnya Perahu Tambang
Diguyur Hujan Seharian, Kota Malang Dikepung Banjir
Sepeda motor yang ditumpangi orang tua korban mogok karena berusaha dibawa ke tepi jalan. Tetapi karena tidak mengetahui batas tepi jalan, kedua korban dan ibunya tercebur ke sungai.
“Sang ayah sudah berusaha menolong mereka. Namun, sayang hanya ibunya yang bisa diselamatkan. Sedangkan keduanya anaknya hanyut,” kata Sertu Elvi Ardianto, Babinsa setempat.
Tim BPBD Kota Kediri bersama pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pencarian terhadap kedua korban. Akan tetapi karena arus yang deras dan tingginya debet air membuat proses pencarian mengalami kendala. [nm/ted]






