Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia terjadi di Jalan Raya Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Seorang remaja asal Surabaya meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya terjatuh dan terlibat tabrakan dengan truk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Korban diketahui berinisial FN (16). Remaja asal Kota Surabaya tersebut membonceng rekannya, AAF (16). Saat kejadian, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, FN berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat nopol L 3037 BBA.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, sepeda motor yang dikendarai korban diduga oleng. Pengendara dan penumpangnya kemudian terjatuh ke aspal hingga salah satu korban terpental sejauh kurang lebih tiga meter. Pada saat bersamaan, melaju truk KDMP nopol B 9913 XLZ dari arah Mojosari yang kemudian terlibat kecelakaan dengan korban. Korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan meninggal dunia.
Warga sekitar lokasi, Qosim (50), mengatakan dirinya sempat mendengar suara benturan keras dari arah jalan raya. “Saya dengar suara keras sekali. Setelah dicek ternyata ada kecelakaan. Ada dua orang di motor, satu orang lukanya parah dan meninggal dunia. Dugaan mengantuk,” ungkapnya.
Informasi yang dihimpun, korban diduga baru pulang dari kegiatan mendaki sebelum kecelakaan terjadi. Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Kedua kendaraan diamankan untuk dijadikan barang bukti. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, untuk proses identifikasi lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. [tin/kun]






