Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 120 motor dan mobil klasik meramaikan event Freedom Motorcycle and Music Revival 2022 yang digelar Hitz Distro bekerjasama dengan Comic Distro. Acara yang digelar kali pertama tersebut belangsung di Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (20/8/2022).
Selain menampilkan ratusan koleksi motor dan mobil klasik, event tersebut juga menampilan motor show, music performance, art exhibition, lowrider show, clothing fest, junkyard, food and beverage tenant. Jenis-jenis koleksi yang ditampilan seperti WLA, Harley Davidson 1917-1918. Untuk motor BSA, matchles, BMW boxser tipe R27, java.
Salah satu kolektor mobil kuno, Pujianto (64) mengatakan, ia mendapatkan mobil Suzuki Marvia tahun 1981 tersebut dari kolektor asal Kediri. “Ini buatan Indonesia. Saya dapat dari kolektor kediri tapi nunggu 5 tahun. Saat dijual, mau beli ternyata istrinya tidak mengizinkan hingga baru 5 tahun terbeli,” ungkapnya.
Warga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini membeli mobil repelika mobil antik buatan PT Marvia Graha Motor tersebut di tahun 2019. Sejak muda, Pujianto mengaku, memang suka dengan mobil kuno karena menurutnya mobil semakin kuno makin jadul dan harganya tinggi.

“Buat investasi. Saya pajang di garasi rumah, saya punya tiga. Buatan hiburan di rumah. Iya jenisnya sedang semua. Tidak saya pakai sehari-hari, kalau ingin saja. Paling buat ngopi sama teman-teman, ke Trawas, Malang. Bodinya mobil ini memakai material fiberglass,” katanya.
Sementara itu, Tim Lapangan, Heru Susilo mengatakan, event tersebut mengusung tema Freedom Motorcycle and Music Revival 2022. “Itu kami ambil karena selama pandemi kemarin, kita tidak bisa mengadakan kegiatan. Salah satunya kegiatan pameran, motor custom tidak punya wadah dan kompetisi. Order di bengkel turun,” ujarnya.
Sehingga tema yang diambil dari masalah yang dihadapi masyarakat tidak hanya Indonesia namun dunia yakni pandemi Covid-19. Dalam event tersebut juga digelar pameran motor custom, motor dan mobil klasik dan juga koleksi pribadi kolektor lokal turut meramaikan event tersebut.
“Seperti motor Harley-Davidson yang turut dipamerkan ini, ini koleksi pribadi yang tahunnya cukup tua. Untuk total peserta ada sebanyak 120 unit motor meliputi sepeda low rider juga. Kalau untuk motor paling tua, seperti Harley-Davidson tipe WLA buatan tahun 1917-1918,” jelasnya.

Peserta yang terlibat dari event tersebut berasal dari Jawa-Bali, seperti Jakarta, Jogjakarta, Semarang dan Bali. Panitia sengaja menggelar event yang digelar hanya satu hari tersebut di Rest Area Gunung Gedangan, selain untuk membuat event juga untuk menghidupkan lagi Rest Area Gunung Gedangan.
“Karena saya sekali, sudah disediakan tempat sebagus ini tapi kurang dimanfaatkan. Jadi kita berinisiatif, Hitz Distro bekerja sama dengan Comic Distro salah satu clothing produk lokal Mojokerto sendiri dan pecinta otomotif agar rest area ini bisa kembali seperti fungsinya seperti sedia kala,” tuturnya.
Heru menambahkan, di Mojokerto sendiri ada beberapa kolektor yang memiliki koleksi cukup menggetarkan hati para kolektor lain. Karena banyak yang tidak dimiliki oleh kolektor lain. Event tersebut rencananya akan dogelar rutin setiap dua tahun sekali sebagai agenda tahunan.
Dalam event Freedom Motorcycle and Music Revival 2022 tersebut memperebutkan juara 1, 2 dan 3. Pemenang berdasarkan foting yang dilakukan oleh pengunjung dengan memasukan kupon ke masing-masing kolektor yang dinilai oleh pengunjung. Di akhir acara, pengunjung juga mendapat undian motor suzuki TRS. [tin/ted]






