Surabaya (beritajatim.com) – Sepeda motor dan handphone MZ (18) korban tewas tawuran gengster di Jalan Raya Wonokusumo, Semampir, Surabaya, Kamis (25/04/2024) dini hari raib. Hal ini diungkap oleh Siti Fatimah (50) bibi MZ.
“Saat korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Motor dan HP miliknya tidak ada,” kata Siti Fatimah saat ditemui di rumahnya.
Siti Fatimah menjelaskan bahwa korban masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Ia tidak mengetahui pasti kronologi tawuran gengster yang membuat keponakannya tewas. Namun, ia memang mendengar adanya tawuran di hari itu. Namun dirinya tidak begitu yakin kalau keponakannya (MZ) itu terlibat. “Korban MZ ini sempat pamit keluar beli ngopi. Tapi setelah dini hari ada kabar kalau MZ dilarikan ke rumah sakit,” ungkap Siti.
Atas peristiwa ini, Siti Fatimah sebagai perwakilan warga memasrahkan proses hukum ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah datang ke rumah keluarga dan menanyakan informasi-informasi terkait peristiwa tawuran yang merenggut nyawa MZ. “Kami sudah serahkan proses hukum ini kepada kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kami berharap pelakunya juga segera tertangkap,” pungkasnya. (ang/kun)






