Jember (beritajatim.com) – Momentum Jember Fashion Carnaval yang dihadiri banyak perwakilan pemerintah daerah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjalin kerja sama dengan Kabupaten Sarolangun, Jambi, di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Sabtu (5/8/2023).
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan studi tiru sejumlah sektor pembangunan daerah.
“Niatnya cuma satu: ingin menyejahterakan warga. Ingin Kabupaten Sarolangun menjadi hebat dan Kabupaten Jember menjadi makin hebat. Tentunya kami akan melakukan kolaborasi dalam kegiatan yang bermanfaat untuk orang banyak,” kata Hendy.
Hendy yakin Sarolangun memiliki kelebihan yang bisa dicontoh Kabupaten Jember. “Wes wayahe Kabupaten Sarolangun keren,” katanya.
Hendy mengatakan, hari ini adalah puncak kegiatan Jember Fashion Carnaval For Democracy. “Kami mengundang Pak Bupati untuk bisa melihat kekuatan Jember Fashion Carnaval dunia,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan ada satu juta pengunjung selama 4 – 6 Agustus 2023. “Dengan target omzet jual-beli barang usaha mikro kecil menengah yang ada di Jember, hotel, kuliner, mulai dari pra JFC hingga satu pekan pasca JFC sebesar kurang lebih Rp 500 miliar,” kata Hendy.
Bachril Bakri mengapresiasi kemauan Hendy untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang cara membangkitkan ekonomi di Jember. “Kami rasa apa yang disampaikan Pak Bupati adalah pengalaman berharga yang insyaallah bisa kami terapkan,” katanya.
“Kami juga ingin Pak Bupati (Hendy) bisa mengunjungi kabupaten kami untuk bisa lebih mendalami bagaimana supaya hal-hal baik yang sudah dikembangkan di Jember bisa diterapkan oleh kami,” laya Bahcril.
Pemkab Sarolangun saat ini juga tengah mengembangkan dan memperkuat sektor UMKM sebagaimana dilakukan Pemkab Jember. “Kami sudah menganggap Jember sahabat kami,” kata Bahcril.
Kabupaten Sarolangun adalah bagian dari pemekaran Kabupaten Sarolangun Bangko yang diresmikan pada 12 Oktober 1999. Luas kabupaten ini adalah 5.941 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 297.214 orang. [wir]






