Surabaya (beritajatim.com) – Genderang aktivitas perkantoran mulai bertalu pasca-libur panjang Idulfitri 1447 H. Memasuki hari kedua kerja, Rabu (26/3/2026), wajah stasiun-stasiun di wilayah operasional Commuter Line Area 8 Surabaya mulai mengalami transisi profil penumpang: dari pemudik santai menjadi pekerja yang mengejar waktu.
Berdasarkan data resmi KAI Commuter, selama 15 hari masa Angkutan Lebaran 2026, tercatat sebanyak 761.756 orang telah menggunakan jasa kereta api lokal di wilayah Jawa Timur ini. Dengan rata-rata 47.610 penumpang per hari, layanan seperti Commuter Line Dhoho, Penataran, dan Jenggala tetap menjadi tulang punggung mobilitas warga.
Meski angka tertinggi (peak day) terjadi pada H+3 Lebaran (24/3) dengan volume 56.360 orang, kepadatan belum sepenuhnya surut. Namun, pola pergerakan kini bergeser. Jika sebelumnya stasiun dipadati pada siang hari oleh wisatawan, kini kepadatan terkonsentrasi pada pagi hari (06.00–08.00 WIB) di stasiun penyangga seperti Sidoarjo, Malang, dan Mojokerto menuju pusat kota Surabaya.
“Fokus pelayanan kami tetap maksimal meski puncak volume sudah terlewati. Integrasi antarmoda di Stasiun Gubeng dan Pasarturi menjadi kunci agar tidak terjadi penumpukan penumpang saat jam berangkat kerja,” ujar Karina Amanda, Corporate Secretary Vice President KAI Commuter.
Beberapa stasiun tercatat menjadi titik pertemuan (hub) utama dengan volume harian yang cukup signifikan selama periode ini:
* Stasiun Surabaya Gubeng: 3.778 orang/hari.
* Stasiun Wonokromo: 2.255 orang/hari.
* Stasiun Malang: 1.828 orang/hari.
* Stasiun Surabaya Pasarturi: 1.408 orang/hari.
Bagi masyarakat yang masih dalam suasana libur atau hendak berwisata ke destinasi seperti Malang dan Blitar, KAI Commuter memberikan beberapa imbauan strategis:
* Hindari Jam Sibuk: Gunakan perjalanan antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB agar tidak berhimpitan dengan para pekerja.
* Reservasi Dini: Lakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI sejak H-7 keberangkatan.
* Keselamatan Prioritas: Selalu dahulukan penumpang yang turun, dampingi anak-anak dengan ekstra waspada, dan jangan memaksakan diri masuk ke kereta yang sudah penuh.
KAI Commuter berkomitmen untuk mengawal arus balik ini hingga tuntas, memastikan setiap pejuang ekonomi dan wisatawan sampai ke tujuan dengan aman, nyaman, dan selamat.[rea]






