Tuban (beritajatim.com) – Sebuah mobil LCGC (Low Cost Green Car) warna hitam nopol L 1091 ZC terseret arus saat menerjang banjir di Dusun Banaran, Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Minggu (2/4/2023) sekitar pukul 18.30 WIB.
Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat mobil berwarna hitam hanyut ke sungai yang diduga saat terjadi hujan deras. Kendaraan tersebut hendak menerjang banjir, namun nahas justru terseret arus. Dua orang dikabarkan meninggal. Yakni, satu pengemudi beserta penumpang. Keduanya terjebak di dalam mobil.
Saat dikonfirmasi, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kendaraan warna hitam jenis Datsun itu hanyut di sungai Dusun Banaran, Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan. “Korban ditemukan pada Minggu sekitar pukul 22.30 WIB. Dua orang meninggal karena terjebak di dalam mobil,” ujar Sudarmaji, Senin (3/4/2023).
BACA JUGA:
Satu Keluarga di Tuban Terseret Arus Saat Terobos Banjir Bandang, Ibu dan Anak Meninggal
Korban merupakan kakak beradik. Namanya Alfi Narariya Hardian Sabastiar (26) dan Alfrik Anfasah Hardian Maula (22) asal Dusun Bendo, Desa Sidokumpul, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. “Kondisi di daerah tersebut sedang banjir, sedangkan korban nekat menerjang, kemudian terseret arus,” ungkap dia.
Sebagai informasi, proses evakuasi mobil beserta dua orang yang terjebak melibatkan tim water rescue dan vertikal rescue dari BPBD Kabupaten Tuban. Juga dibantu ambulans dari Palang Merah Indonesia (PMI) Tuban. [ayu/suf]






