Jember (beritajatim.com) – Mobil dinas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Jawa Timur, Regar Jeane Dealen Nangka menjadi korban tanah longsor, Rabu (21/1/2026) petang.
Saat itu mobil dinas bermerek Toyota Kijang Inova tersebut parkir di dekat pagar kawasan GOR PKPSO yang memang berdekatan dengan kantor Diskominfo Jember. Hujan saat itu mengguyir Jember sejak siang hari.
Menjelang petang, sekitar pukul lima sore, beberapa orang mendengar suara mirip kerikil yang dilemparkan ke arah mobil dinas itu. “Tapi mereka tidak tahu bahwa itu bunyi tembok yang retak,” kata David Handoko Seto, Komandan Bared Rescue, sebuah tim relawan kebencanaan.
Setengah jam kemudian, bunyi itu semakin terdengar keras. Mendadak tembok pagar gedung belakang GOR PKPSO sepanjnang 22 meter ambrol dan longsor hingga kedalaman 25 meter. Ini mengakibatkan mobil tersebut merosot ke masuk ke jurang.
“Selain curah hujan tinggi, faktor penyebab lainnya lokasi longsor adalah taha urukan, sehingga labil dan juga tidak ada penahan dinding di area tembok pagar,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Edi Budi Susilo.
Mobil dinas kemudian dievakuasi oleh sejumlah relawan. “Sekitar pukul 21.45 WIB, kendaraan itu sudah bisa dievakuasi,” kata David. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sementara itu tanah longsor yang terjadi di Dusun Jungrang, Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, 16 Januari 2026, masih\menghambat akses jalan bagi kendaraan roda empat. Material longsoran berupa tanah dan batuan besar sepanjang dua meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 1,5 meter menutup sebagian badan jalan desa.
Sejak Selasa, 20 Januari 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember dan berupaya memecah batu itu yang diperkirakan membutuhkan waktu hingga lima hari ke depan. [wir]
Data dalam artikel ini dilengkapi dan diperbarui pada Kamis (22/1/2026), pukul 08.56 WIB.






