Probolinggo (beritajatim.com) – Sebuah peristiwa unik dan menghebohkan terjadi di Dusun Ketopret, Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Sebuah barongan bambu yang telah roboh selama 9 bulan ditemukan berdiri sendiri dalam kondisi utuh. Peristiwa ini pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warga sekitar.
Menurut keterangan Sanam, pemilik lahan, barongan bambu tersebut roboh pada bulan Romadhon lalu akibat cuaca buruk. Namun, sekitar pukul 22.30 WIB, keponakan Sanam terkejut melihat barongan tersebut berdiri tegak kembali di kebun.
Awalnya, Sanam merasa tidak percaya dengan kejadian tersebut. Namun, setelah melihat langsung ke lokasi, ia pun mengakui keanehan peristiwa ini.
“Saya sampai memberi tulisan ‘dilarang mengambil barongan’ di sekitar lokasi,” ujar Sanam.
Peristiwa ini pun menarik perhatian Kepala Desa Tongas Wetan, Khasan Nurhadi. Ia mengaku sempat tidak percaya dengan kabar tersebut. Namun, setelah mendapat penjelasan dari warga, Khasan pun mengunjungi lokasi kejadian.
“Saya melihat langsung ke lokasi. Memang benar, barongan bambu itu berdiri sendiri di lahan perbatasan antara Desa Waringin Anom dan Desa Tongas Wetan. Saya rasa ini adalah keajaiban Tuhan,” ungkap Khasan.
Khasan mengimbau warga untuk tidak mengambil barongan tersebut. “Saya khawatir barongan ini akan disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak baik,” tegasnya.
Peristiwa barongan bambu berdiri sendiri ini telah menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Tongas Wetan. Banyak yang menghubungkannya dengan hal-hal mistis. Namun, hingga saat ini belum ada penjelasan ilmiah yang pasti mengenai fenomena ini. [ada/aje]






