Sampang (beritajatim.com) – Bangunan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rohayu 1, Desa Rohayu Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, kondisinya sangat memperihatinkan. Bangunan rusak parah dan rawan roboh. Sehingga siswa takut belajar di dalam ruangan.
“Sudah lama yang rusak, semenjak anak saya sekolah di SD itu, dan sekarang anak saya sudah SMP tapi kondisinya tetap rusak,” terang, Muafi salah satu mantan wali murid SDN Rohayu, Sabtu (17/9/2022).
Hj. Chusnijah, Kepala Sekolah Rohayu 1 saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa kondisi di sekolahnya tidak satupun ada yang utuh.
“Ya seperti ini kondisinya, apalagi kalau musim hujan sangat mengkhawatirkan,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sekolah-ambruk”]
Chusnijah menjelaskan, saat ini pihaknya mengalihkan proses belajar mengajar siswa kelas 1 ke rumah warga sekitar, sedangkan untuk kelas II, kelas III, dan IV, mereka belajar di satu ruangan dengan cara disekat. Siswa kelas V dan kelas VI, mereka belajar di kelas masing-masing meskipun atapnya bolong-bolong.
“Semoga dengan kondisi sekolah yang parah seperti ini, diharapkan ada perhatian dari pemerintah dan Dinas Pendidikan agar dilakukan perbaikan secepatnya,” tandasnya. [sar/but]






