Kediri (beritajatim.com) – Kemeriahan pembukaan APEKSI Nite Carnival 2025 di Kota Kediri sempat terganggu oleh masalah teknis. Pada Kamis malam (17/7/2025), mikrofon mendadak tidak berfungsi saat Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan sambutan di hadapan ribuan warga yang memadati perempatan Jalan Dhoho.
Meskipun menghadapi kendala, Mbak Vinanda tetap tenang dan cepat bertindak. Ia mengambil mikrofon dari MC untuk melanjutkan sambutan, seraya meminta maaf kepada masyarakat yang hadir. Sikap sigap dan komunikatifnya justru mendapat sambutan hangat dari penonton.
“Mohon maaf atas kendala teknis ini, namun tidak menyurutkan semangat kita,” ujar Mbak Vinanda yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari warga. “Masih semangat semuanya?” lanjutnya sambil memompa antusiasme penonton.
Dalam sambutannya, Wali Kota Vinanda menjelaskan bahwa APEKSI Nite Carnival adalah sebuah mini karnaval yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV ke-13 APEKSI yang tahun ini digelar di Kota Kediri.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tahunan “Kediri Nite Carnival” yang biasa menempuh jalur dari Stadion Brawijaya hingga Balai Kota tetap akan digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1146.
Pada malam itu, karnaval diramaikan oleh delegasi dari berbagai kota anggota APEKSI, di antaranya Madiun, Blitar, Mojokerto, Batu, Malang, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Denpasar, Mataram, Bima, dan Kupang. Selain itu, sejumlah instansi lokal dari Kota Kediri juga ikut memeriahkan acara.
Setiap peserta menampilkan pertunjukan budaya dan kesenian khas daerah masing-masing, menjadikan suasana di pusat Kota Kediri malam itu penuh warna dan semangat kebersamaan. [nm/aje]






