Pasuruan (beritajatim.com) – Polemik pemecatan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Shobih Asrori tetap menghadiri pelantikan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Shobih mengatakan dirinya datang dalam pelantikan tersebut guna menghadiri undangan dari Sekretariat DPRD, bukan dari fraksi.
Shobih juga menjelaskan bahwa surat yang dikirimkan dari sekretariat tersebut berdasarkan surat keterangan dari Gubernur Jatim. Dirinya juga mengetahui dirinya sudah dipecat dari PKB pada Selasa (21/8/2024) kemarin.
“Saya menyadari dan saya mengetahui kalau saya dipecat dari PKB, tapi saya menyadari tidak akan berbuat macam-macam. Jadi kalau mundur, mundur dari apa?” tanyanya, Rabu (21/8/2024).
Shobih juga mengatakan bahwa surat pemecatan yang diberikan kepada sekretariat DPRD masih dalam proses. Sedangkan proses tersebut masih berlangsung lama, dikarenakan prosesnya juga masih panjang.
Sementara itu, Fraksi PKB, Rudi Hartono mengatakan bahwa SK pemecatan Shobih Asrori sudah diserahkan langsung. Sementara untuk Fraksi PKB sendiri saat tinggal menunggu Pengganti Antar Waktu (PAW) Shobih.
“Fraksi sudah resmi tinggal nunggu PAW harus melalui ketua definitif. Kalau datang dan tidak dalam pelantikan DPRD ini kan itu jadi hak beliau. Tapi pastinya sudah bukan bagian dari Fraksi PKB karena sudah diterbitkan SK bukan bagian dari PKB,” jelas Rudi.
Diketahui sebelumnya DPC PKB telah menerima surat pemecatan anggotanya yakni Shobih Asrri yang ditandatangani oleh DPP PKB. Surat keterangan dari DPP tersebut mengatakan bahwa Shobih sudah dikeluarkan dari PKB Kabupaten Pasuruan dan kartu anggotanya dicabut. [ada/beq]






