Lumajang (beritajatim.com) – Suasana meriah menyelimuti Desa Karangsari Kecamatan Sukodono Lumajang pada Sabtu (17/8/2024). Ribuan pasang mata tertuju pada ajang balap kerbau yang digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia.
Puluhan joki dari berbagai kecamatan di Lumajang, seperti Jatiroto, Kunir, dan Sukodono, turut berpartisipasi dalam lomba unik ini. Mereka beradu ketangkasan memacu kerbau-kerbau kuat di atas lintasan lumpur sejauh 100 meter.
Suasana semakin seru ketika salah satu joki dan kerbaunya nyaris mendekati penonton karena begitu semangatnya berlomba.
Kepala Desa Karangsari Sugiantoro mengungkapkan bahwa balap kerbau ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan kecintaan mereka terhadap budaya lokal sekaligus merayakan HUT RI.
“Selain menyalurkan minat para pecinta balap kerbau, acara ini juga menjadi bentuk penghormatan kami terhadap perjuangan para pahlawan,” ujarnya.
Balap kerbau yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya menjadi ajang adu ketangkasan, tetapi juga memiliki manfaat lain. Tanah di lintasan balap menjadi lebih gembur dan subur, sehingga sangat baik untuk persiapan lahan tanam padi.
Selain itu, kegiatan ini juga mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat sekitar, terbukti dengan banyaknya UMKM yang menjajakan dagangannya dan ramai pengunjung.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus lestari dan menjadi daya tarik wisata bagi Lumajang,” tambah Sugiantoro.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, balap kerbau di Lumajang tidak hanya menjadi tradisi unik, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan melestarikan budaya lokal. [vid/suf]






