Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 206 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar kini resmi didampingi oleh puluhan jajaran wali asuh, wali asrama, serta 35 guru definitif yang telah bertugas penuh sejak 1 Oktober 2026. Para peserta didik ini berasal dari lintas wilayah, meliputi Kota dan Kabupaten Blitar, Kota Batu, hingga Kota Malang.
Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atikah, menyatakan penempatan personel definitif ini resmi menggantikan skema penugasan sementara. Sebelumnya, operasional layanan pendidikan dan pengasuhan ditopang oleh 26 tenaga dari Dinas Pendidikan Kota Blitar serta enam guru dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Blitar Raya.
Eka menuturkan, formasi tenaga pengasuh dan pendamping definitif yang dikerahkan mencakup 40 wali asuh (6 laki-laki dan 34 perempuan) serta 17 wali asrama (8 laki-laki dan 9 perempuan). Operasional harian juga disokong enam personel administrasi untuk tata kelola keuangan, administrasi umum, dan operator Dapodik.
Di sektor akademis, 35 guru definitif didistribusikan ke tiga jenjang pendidikan, yakni delapan guru Sekolah Rakyat Dasar (SRD), 11 guru Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), dan 16 guru Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).
“SD ini sekarang hanya ada satu rombel saja dengan satu kelas, kemudian untuk SMP-nya ada empat kelas, SMA-nya ada tiga kelas. Rata-rata per kelas diisi 24 siswa,” kata Eka, Sabtu (24/10/2026).
Jumlah tenaga pendamping dan pengajar tersebut bersifat fleksibel. Pemkot Blitar siap menambah personel seiring potensi peningkatan jumlah peserta didik, sesuai regulasi Kementerian Sosial RI yang mewajibkan rasio satu wali asuh untuk setiap 10 anak.
“Jadi kalau nanti kelasnya bertambah otomatis, wali asuh dan gurunya juga ikut bertambah,” tegas Eka.
Melalui penguatan SDM definitif ini, Pemerintah Kota Blitar mendorong para wali asuh dan wali asrama untuk menjalankan peran sebagai pengganti orang tua selama siswa tinggal di asrama, guna menjamin pendampingan, perhatian, dan pengawasan tumbuh kembang anak berjalan optimal. (owi/ian)






