Surabaya (beritajatim.com)- Banyak orang mulai mencari hobi yang bisa membuat mereka tenang di tengah rutinitas yang padat dan gawai yang selalu ada di tangan mereka.
Menyulam adalah salah satu kegiatan sederhana yang kini kembali diminati. Hobi ini ternyata bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik, meskipun terlihat kuno.
Menyulam bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang; gerakan tangan yang halus dan berulang membuatnya terasa seperti meditasi. Fokus pada benang dan pola membantu pikiran menjauh dari tekanan dan stres sehari-hari.
Menurut penelitian, menyulam dapat membantu menurunkan tingkat stres. Aktivitas ini dapat mengurangi produksi hormon kortisol, yang berhubungan dengan kecemasan, sehingga emosi dan pikiran lebih stabil. Fokus yang diperlukan untuk menyulam juga melatih kesabaran dan konsentrasi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Selain itu, menyulam secara alami meningkatkan kesadaran diri. Tanpa disadari, pelaku memperhatikan setiap gerakan, warna, dan detail kecil. Ini membantu meningkatkan kesadaran diri dan membuat pikiran lebih fokus pada saat ini daripada kekhawatiran masa lalu atau masa depan.
Dalam hal ekspresi kreatif, menyulam memberikan ruang yang luas untuk ekspresi. Memilih pola, menggabungkan warna benang, dan menentukan metode sulam merangsang kreativitas dan imajinasi. Aktivitas ini juga membuat otak tetap aktif, yang membantu mempertahankan fungsi kognitif saat kita tua.
Menyulam tidak hanya kreatif dan menenangkan, tetapi juga bermanfaat. Karya sulaman dapat digunakan untuk membuat berbagai barang yang bermanfaat, seperti tas, taplak, hiasan dinding, atau sarung bantal. Hobi ini bahkan dapat berkembang menjadi bisnis sampingan yang menguntungkan dan ramah lingkungan bagi sebagian orang.
Hal ini menggambarkan bahwa hobi kecil dapat memiliki dampak besar. Di balik benang dan jarum tersimpan manfaat untuk ketenangan pikiran, kreativitas, dan peluang untuk produksi yang lebih besar. Sangat cocok untuk mereka yang ingin melambat sejenak dan menikmati proses dengan hati-hati. (Imelda Faizza)






