Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan akan ada banyak perubahan dalam struktur program di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Setiap program, termasuk persiapan SEA Games 2025, akan ditinjau secara menyeluruh sebelum dieksekusi.
Menurut Erick, hal ini juga berlaku untuk cabang olahraga sepak bola. Ia menyebut PSSI memang sudah menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih tim nasional, namun Kemenpora tidak serta-merta memberikan persetujuan tanpa evaluasi mendalam.
“PSSI sudah mengumumkan dan mengusulkan pelatih Indra Sjafri, sekarang tim dari Kemenpora sedang mereview programnya. Kami Kemenpora tidak mau hanya memberikan cap stempel, tanpa mengecek hasilnya. Kemenpora yang baru harus efisien dan efektif,” ujar Erick Thohir, Jumat (3/10/2025).
Erick menambahkan, setiap program yang diajukan oleh pengurus besar (PB) cabang olahraga akan ditinjau dengan tolok ukur yang jelas. Transparansi menjadi prinsip utama, sehingga Kemenpora tidak langsung menandatangani persetujuan setiap kali ada pengajuan.
“APBN ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan efisien. Walaupun program sudah diajukan PSSI, tetap akan kami review. Targetnya apa, baik tim putra maupun putri, nanti akan diverifikasi secara profesional,” imbuhnya saat ditemui di Surabaya.
Diketahui, beberapa cabang olahraga sudah melakukan persiapan menuju SEA Games 2025. Untuk tim sepak bola Indonesia U23, pelatih Indra Sjafri akan memimpin pemusatan latihan dan laga uji coba. Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Timnas India U23 dua kali, yakni pada Jumat (10/10/2025) dan Senin (13/10/2025). [way/beq]






