Surabaya (beritajatim.com) – Gerrard merupakan pemain yang begitu ikonik dan menjadi legenda dari Liverpool. Namun, pada akhirnya Gerrard memilih pergi dari klub. Steven Gerrard dikenal sebagai salah satu pemain paling loyal sepanjang masa. Hal ini pun telah dia buktikan bersama klub yang dibelanya bertahun-tahun, Liverpool.
Gerrad tercatat telah membela klub sejak berusia 9 tahun. Gerrard berhasil menjadi kapten dan memenangkan berbagai gelar bersama Liverpool. Tapi, di musim 2014/2015, Gerrard memutuskan untuk pergi dan bergabung ke LA Galaxy.
Sebagaimana dilansir Daily Star, Gerrard merasa itu adalah momen yang pas untuk rehat dari semua hal yang terjadi. Terutama, dari kenangan buruk di musim 2013/2014. Musim dimana Liverpool gagal jadi juara Liga Inggris dengan selisih 2 poin.
Semua itu bermula dari sebuah kesalahan fatal Gerrard ketika melawan Chelsea dan hasil imbang melawan Crystal Palace menutup peluang Liverpool untuk menjadi juara. Gerrard lantas merasa sangat terpukul akibat kegagalan itu karena harapan Liverpool untuk mengakhiri puasa gelar liga sejak tahun 1990 pun pupus.
Terlebih, selama karier Gerrard merupakan sosok yang dapat diandalkan oleh Liverpool. Meski penggemar Liverpool terus memberi dukungan kepada dia, Gerrard tetap merasa bersalah dan bertanggung jawab atas kegagalan pahit yang terjadi.
Sebelum kepindahannya ke LA Galaxy dikemukakan, sebenarnya ada banyak spekulasi jika Gerrard masih sanggup untuk lanjut bermain di Eropa. Gerrard pun mengakui beberapa klub tertarik untuk merekrutnya. Ada beberapa klub yang kepincut seperti Tottenham Hotspurs, Real Sociedad, PSG, dan Monaco.
Namun, Gerrard memilih untuk tidak bergabung ke tim Eropa karena tidak berkeinginan bermain melawan Liverpool. Gerrard pun akhirnya bergabung dengan LA Galaxy hingga pensiun di tahun 2016 lalu.
Usai gantung sepatu sebagai pemain, Gerrard sempat benar kembali ke Liverpool. Dirinya menjabat sebagai pelatih tim usia muda Liverpool. Saat ini Gerrard pun menjadi pelatih Aston Villa. Setelah menjadi manajer pelatih Rangers FC dengan torehan cukup mentereng. Meski demikian, Gerrard masih tetap menjadi sosok legenda yang setia pada klub yang telah membesarkannya, Liverpool. [dan/esd]






