Surabaya (beritajatim.com) – Hari ini 30 tahun yang lalu, tepatnya pada 24 November 1991, dunia hiburan kehilangan salah satu musisi legendaris. Ia adalah Freddie Mercury, vokalis sekaligus pentolan dari kelompok musik asal Inggris, Queen. Freddie menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 45 tahun di Kensington, Inggris.
Berita kematiannya pun membawa duka bagi banyak orang, apalagi penggemarnya. Penyebabnya pun sudah tersebar luas, yakni akibat pneumonia bronkial terkait komplikasi AIDS yang sudah ia derita sejak 1987. Artinya, pria kelahiran 5 September 1946 ini sudah menahan rasa sakitnya sekitar 4 tahun lamanya.
Meskipun telah tiada, Freddie, Queen, dan karya-karyanya rupanya masih terkenang hingga di masa sekarang. Ini hal yang wajar, mengingat Freddie tak hanya memiliki suara yang luar biasa, namun kepiawaiannya dalam menciptakan lagu. Tak heran jika lagu-lagu ciptaannya selalu dipuja banyak orang, dengan lirik yang puitis dan musik yang easy listening.
Untuk mengenang kepergian sosok luar biasa ini, berikut adalah beberapa lagu yang ditulis oleh Freddie Mercury dan menjadi sangat populer serta mampu mencuri hati pendengarnya.
1. Bohemian Rapsody (1975)
Kalian mungkin sudah mengira bahwa lagu ini akan menduduki posisi pertama. Disebutkan bahwa Bohemian Rapsody dianggap sebagai salah satu mahakarya musik populer abad ke-20. Lirik-liriknya yang dipenuhi permainan kata, dibawakan dengan nada-nada dan harmonisasi yang hebat. Meski tak banyak orang atau bahkan anggota Queen yang memahami makna dari lirik lagu tersebut, namun Bohemian Rapsody tetap akan menjadi lagu yang indah untuk didengarkan.
2. Killer Queen (1974)
Muncul di album Sheer Heart Attack, lagu ini menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi Freddie. Ia menulis Killer Queen hanya dalam satu malam, namun berhasil membawa pulang piala Mercury Ivor Novello Award pertamanya di British Academy Of Songwriters. Lagu ini memang memiliki nuansa nakal atau sensual, fokus pada para pekerja seks komersial (PSK) kelas atas. Namun di tangan Freddie, lirik-lirik tersebut malah terasa elegan. Ditambah dengan harmoni yang pas membuat lagu tersebut terkesan megah dan berkelas.
3. Love of My Life (1975)
Kalian pasti sudah sering mendengar lagu ini, terutama saat sedang mengalami patah hati. Bahkan orang yang sedang tidak galau akan terbawa sendu saat mendengarkan Love of My Life. Rasa sedih Freddie Mercury sangat terasa dalam lagu ini. Bagaimana tidak, lagu ini memang diciptakan untuk seorang wanita bernama Mary Austin, yang mana adalah mantan kekasihnya. Hubungan mereka kandas karena Freddie adalah seorang biseksual, namun ia mengakui bahwa hati dan cinta Freddie hanyalah untuk Mary.
4. We Are The Champions (1977)
Meski sudah berusia 44 tahun, hingga kini lagu ini masih menjadi langganan sebagai soundtrack kemenangan apalagi dalam ajang olahraga. Meski terdengar seperti lagu nasional atau kebangsaan, lagu ini sebenarnya memiliki arti yang berbeda. Freddie Mercury menciptakan We Are The Champion sebagai tanggapan untuk para penonton di konser mereka yang menyanyikan lagu tradisional Inggris, “You’ll Never Walk Alone”. Lagu ini pun diciptakan karena Freddie ingin para penontonnya dapat menyanyikan lagu ciptaannya yang memiliki kesan untuk menyatukan mereka semua. Sebagai informasi, lagu ini merupakan “kakak” dari karya Freddie lainnya yaitu “We Will Rock You”.
5. Barcelona (1988)
Karya Freddie Mercury kali ini merupakan project duet dengan soprano legendaris asal Barcelona, Spanyol, yakni Montserrat Caballe. Lagu ini menjadi lagu tema perhelatan pesta olahraga Olimpiade 1992 di Barcelona. Gabungan antara musik klasik seriosa tradisional dengan Rock Operatik ala Queen, membuat lagu ini terdengar sangat indah.
6. A Winter’s Tale
Saat mendengar lagu ini, kalian pasti bisa merasakan sensasi dingin, adem, seakan sedang berada di tengah musim salju. Rasanya tak sabar untuk segera merayakan Natal ditemani dengan A Winter’s Tale dari Freddie Mercury ini. Disebutkan bahwa lagu ini merupakan visi dari Freddie setelah melihat keadaan luar jendela apartemennya di Montreux, Swiss. Dan mungkin saja saat itu, suasana dipenuhi oleh salju, yang menginspirasinya untuk menulis A Winter’s Tale.
Diantara lagu-lagu di atas, yang mana favorit kalian dan mengingatkan kalian akan kejeniusan Freddie Mercury?.[mnd/esd]






