Surabaya (beritajatim.com) – Tiga lintasan dipersiapkan untuk balap sepeda kelas Mountain Bike (MTB), di Desa Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Tiga lintasan tersebut memiliki karakter dan tingkat kesulitan yang berbeda antara satu dengan lainnya.
“Saat ini di Mountain Bike ada 3 lintasan, ada lintasan downhill, lintasan lama, ada yang dikelola oleh warga sini, namanya Kinco Bike Park, kemudian untuk Porprov ini kami siapkan lintasan cross country, kita bikin beberapa waktu yang lalu, dan juga lintasan untuk XCE eliminator,” ujar Teknikal Delegate (TD), Agus Teguh Stipan, Senin (11/9/2023).
Salah satu lintasan menjadi tantangan yang cukup menyulitkan bagi para pebalap sepeda. Sebab, medan dibuat untuk mengukur kemampuan para pebalap.
“Semuanya memiliki karakter kesulitan sendiri-sendiri, jadi down hill ini, kesulitan karena musim kering, tanah sangat berdebu, karena di bawah debu semua hal di dalamnya enggak terlihat, akar, batu, jadi atlet benar-benar dituntut teknik maupun skill bisa melewati, panjangnya kurang lebih 1,8 Km,” terangnya.
BACA JUGA:
Judo Kota Surabaya Koleksi 6 Emas Porprov Jatim VIII 2023
Meski begitu, TD balap sepeda yang sebelumnya memberikan batasan usia, pada Porprov Jatim VIII ini, TD sedikit menyingkat panjangnya lintasan balap.
“Sedangkan yang XCE ini kita menyamakan standard Internasional 4 KM, hanya saja kami menyesuaikan usia 14 tahun, maka kami hanya menyiapkan 2 KM, tapi dengan kesulitan dengan kondisi yang cukup teknikal, artinya enggak bisa asal gowes sepeda,” ucapnya.
“Jadi harus sisi teknik para pembalap kami tuntut, jaraknya pendek tapi turunannya kami bikin lebih berteknik,” imbuh Agus.
BACA JUGA:
Banyuwangi Tambah Medali Emas di Porprov Jatim VIII
Tak hanya itu, TD juga memangkas nomor lainnya, yakni Exi menjadi 400 meter saja. “Tapi kami buat lintasan yang cukup lebar, sehingga para pembalap bisa kemungkinan saling menyalip di pertandingan ini,” bebernya.
Dengan adanya pelebaran lintasan balap, di pertandingan pertama ini membuat balap sepeda semakin menarik.
“Terbukti, cukup menarik, kami tanya para atlet juga cukup puas, karena enggak cuma start, tapi ada saling salip menyalip, drama-drama terjadi, seperti tadi dari Kota Malang, di Start dia di posisi satu, masuk tikungan pertama yang menggunakan teknik masih posisi satu, tetapi saat tanjakan di dalam rantainya loss, cukup menarik dari eliminator seperti itu,” tandasnya.[way/beq]






