Tuban (beritajatim.com) – Nama Puteri Wulandari mungkin tidak asing lagi bagi warga Jawa Timur, terutama setelah perannya yang membanggakan sebagai pembawa baki Sang Merah Putih pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada 17 Agustus 2024.
Puteri adalah seorang siswi berprestasi dari SMA Negeri 1 Parengan, Tuban, kelahiran 2 Juni 2007. Gadis muda asal Desa Saringembat, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban ini merasa sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian yang ia raih.
“Saya sangat bangga karena bisa terpilih menjadi seorang pembawa baki saat penurunan Sang Merah Putih di Gedung Negara Grahadi,” ujar Puteri Wulandari dengan penuh haru.
Selama 12 hari, Puteri bersama anggota Paskibra lainnya menjalani karantina intensif di Jawa Timur. Masa karantina ini meliputi berbagai kegiatan pelatihan seperti baris-berbaris, latihan fisik, penguatan mental, serta materi kewarganegaraan dan pembinaan ideologi Pancasila yang diberikan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Proses yang harus dilalui sangat panjang, mulai dari seleksi tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi,” ungkap Puteri.
Gadis ini bahkan sempat mengikuti seleksi tingkat pusat untuk bergabung dalam tim pengibar bendera di Ibu Kota Negara (IKN), namun harus puas bertahan di tingkat provinsi dan berperan dalam upacara di Gedung Grahadi.
Pengalaman berharga ini tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi Puteri, tetapi juga bagi orang tuanya, Darmin dan Sulistyowati, yang turut merasakan kebanggaan. “Suka duka dari pagi sampai pagi lagi yang dirasakan bersama-sama tidak akan pernah terlupakan,” tambah Puteri.
Selain menceritakan pengalamannya, Puteri juga mengungkapkan harapannya bagi para pemuda di Tuban agar memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. “Jadilah generasi penerus yang siap menghadapi tantangan dan membangun masa depan bangsa yang lebih baik,” tutupnya dengan penuh semangat.
Dengan semangat juang dan dedikasi yang ditunjukkannya, Puteri Wulandari bukan hanya menjadi teladan bagi teman-teman sebayanya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan berbakti kepada negara. [ayu/beq]






