Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri Hanindhito bersama istrinya, Eriani Annisa Hanindhito dan putri semata wayangnya Shanaya ikut merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H. Selain menunaikan salat Iduladha, Mas Dhito juga menyembelih hewan kurban.
Keluarga orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini menjalankan salat Iduladha di masjid dekat rumahnya di komplek Perumahan Budaya Cipta, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Setelah itu, Mas Dhito menggandeng putrinya Shanaya menengok sapi jenis simental yang sudah disiapkan untuk kurban.

“Naya bingung kenapa sapinya mau dipotong, padahal sudah dikasih nama sama dia,” kata Mas Dhito.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kabupaten-Kediri”]Mas Dhito bersama istri saat itu terlihat memberikan pengertian kepada anaknya. Mereka mencoba mengajarkan sejak dini kepada anaknya supaya mengerti makna berkurban.
“Kita memberikan pendidikan sejak dini bahwa dalam Islam ada Idul Adha dimana umat muslim bagi yang merasa mampu diwajibkan untuk berkurban baik itu kambing, sapi, domba apapun yang masuk syarat kurban,” terangnya.
Usai melihat Boni, sapi yang akan dikurbankan, Shanaya pun diajak ibunya ke rumah, sedang Mas Dhito menunggu proses penyembelihan.

Usai disembelih, daging sapi diperiksa dan dinyatakan sehat. Setelah dibagi dalam besek anyaman bambu, daging sapi kemudian didistribusikan panitia kepada warga. [adv kominfo/nm]






