Lamongan (beritajatim.com) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menghadiri acara wisuda sarjana, Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (12/11/2022).
Dalam kesempatan ini, Gus Menteri, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya optimis jika nantinya INSUD bakal menjadi Universitas pada tahun depan. Sehingga, sejumlah upaya harus terus dimaksimalkan oleh civitas akademika setempat.
“Saya optimis, INSUD bakal jadi Universitas, yang penting sini (INSUD) juga siap. Mudah-mudahan tahun depan harapan universitas ini terealisasi,” ujar Gus Halim, dalam orasi ilmiyahnya, Sabtu (12/11/2022).
Di hadapan para wisudawan dan wisudawati, Gus Halim menyampaikan pesan dan motivasinya. Ia mengajak kepada sarjana baru INSUD itu untuk senantiasa bersyukur lantaran bisa menjadi bagian dari Keluarga Besar Pesantren Sunan Drajat.
“Wisudawan dan wisudawati harus patut bersyukur jadi bagian dari Ponpes Sunan Drajat, karena kita bisa jadi bagian penting dari pesantren. Ada hal yang tak dimiliki oleh lembaga pendidikan lain dan hanya dimilik pesantren, yakni sanad keilmuan,” terangnya.

Selain itu, tutur Gus Menteri, pesantren juga memiliki kelebihan tentang sanad keberkatan. Pihaknya bahkan menegaskan, santri dan alumni harus memiliki fanatisme kepesantrenan untuk menunjukkan sosok dan jatidiri baiknya. Dengan begitu, pesantren akan mampu menginspirasi lainnya.
“Fanatisme kepada pesantren itu penting. Di manapun berada, tunjukkan sosok anda. Ada 3 hal yang menjadikan kita ini bisa dipandang penting oleh orang, yakni The First, jadi yang pertama dengan inovasi dan kreatifitas, lalu The Best, jadi yang terbaik, mulai dari penampilan, sikap, akhlaq, serta Different, tampil beda,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor INSUD, Dr. H. Iwan Zunaich menyatakan, di usianya yang ke-14 ini INSUD telah mampu mencetak sekitar 5000 sarjana. Kini, ada sebanyak 7 program study yang tersedia di Institut yang berada di bawah naungan Yayasan Pesantren Sunan Drajat.

“Kami segenap keluarga besar INSUD, mengucapkan terimakasih atas motivasi dan arahan yang diberikan oleh Mendes PDTT. Kami sangat yakin, Insya Allah alumni INSUD ke depan mampu mengisi bangsa dan negara ini agar semakin baik,” paparnya.
Lebih lanjut, Rektor yang akrab disapa Gus Iwan ini mengungkapkan, pihaknya terus berikhtiyar agar tahun depan perguruan tinggi yang ia pimpin ini tak lagi institut, tapi sudah berubah menjadi universitas.
Ia juga berharap, para mahasiswa yang telah diwisuda ini bisa menjadi generasi sukses, yang tidak hanya mumpuni dalam hal intelektual, namun juga memiliki akhlaq dan kepribadian yang benar sesuai apa yang diajarkan oleh pesantren.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
“Kita tidak mampu menjadi pemimpin dan bermanfaat kepada yang lainnya apabila tak memiliki akhlaq, sopan santun, dan karakter yang baik. Selain itu, selalu hormati orang tua dan guru. Karena doa mereka bisa membawa keberkahan bagi kita,” jelasnya.
Turut hadir dalam acara ini di antaranya Pengasuh PP. Sunan Drajat Dr. KH. Abdul Ghofur, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua DPRD Lamongan H. Abdul Ghofur, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Prof. Akhmad Muzakki, serta segenap jajaran civitas akademika INSUD. [riq/but]






