Surabaya – (beritajatim.com) – Mendaki gunung jadi salah satu hobi yang cukup seru sekaligus menantang. Hobi di luar ruangan (outdoor) ini banyak dilekatkan pada anak muda yang bergaya hidup indie (independent). Sebelum pandemi melanda, naik gunung sempat jadi tren di kalangan anak muda.
Selepas PPKM Level-4 naik gunung bisa jadi pilihan untuk melepas kebosanan. Kegiatan naik mendaki menjadi hal yang menyenangkan karena memanjakan mata dan pikiran. Indahnya keindahan alam berpadu dengan udara segar turut membersai pendaki mencapai puncak.
Dalam mendaki gunung tentu dibutuhkan persiapan matang demi menghindari hal yang tidak diinginkan. Mendaki gunung secara aman butuh kesiapan fisik, mental, perbekalan, dan pengetahuan tentang medan gunung yang dituju.
Hobi mendaki gunung selain untuk kebutuhan refreshing, juga memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan tubuh. Berikut manfaat mendaki dari hobi mendaki gunung
Melatih Emosi dan Daya Ingat
Aktivitas fisik salah satunya mendaki gunung memiliki dampak positif untuk kesehatan otak. Karena dalam mendaki dibutuhkan insting yang tepat untuk mengingat dan pengelolaan emosi yang baik. Dengan mendaki secara rutin tentu akan membuat daya ingat kian terasa. Sementara itu mendaki juga dibutuhkan kesabaran, sehingga emosi dalam tubuh bisa terkelola dengan baik.
Membuat Tulang Jadi Lebih Padat
Mendaki gunung adalah aktivitas yang membutuhkan fisik kuat. Mulai dari kaki, tulang belakang sampai tangan menjadi tumpuan mendaki. Tentu, mendaki gunung dengan durasi tertentu, otot dan tulang kita menjadi lebih kuat dan padat.Apalagi, ketika mendaki di pagi hari yang mendapat sinar matahari tentu akan berdampak positif bagi kesehatan dan kekuatan tulang. Namun, dalam mendaki sebaiknya hindari untuk memaksakan kondisi tubuh sedang tidak prima.
Memperkuat Otot di Bagian Tangan dan Kaki
Medan saat mendaki gunung yang didominasi dengan trek tanjakan tentu akan membuat kerja otot kaki dan tangan lebih ekstra. Jalan tanah, berkerikil dan berbatu mampu membuat otot-otot kaki semakin bertambah kuat. Untuk menghindari kram dan cedera pada otot, lakukan pemanasan sebelum naik gunung.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
Penghilang Penat dan Stress
Mendaki juga bisa sebagai cara mengurangi kepenatan dari rutinitas sehari-hari yang seringkali membuat kita stres. Pemandangan indah, pepohonan yang rindang serta udara sejuk akan membuat pikiran kembali fresh. Selain itu, menurut penelitian mendaki dengan durasi yang cukup panjang mampu meningkatkan kadar kebahagiaan.
Meningkatkan Kesehatan Paru Paru dan Jantung
Kegiatan mendaki gunung akan membuat kerja jantung dan paru-paru lebih berat dari biasanya. Pada saat mendaki suplai oksigen dan peredaran akan meningkat. Ditambah udara yang segar tentu akan menambah efek yang bagus bagi tubuhmu. Oleh karena itu, kegiatan mendaki bisa memperkecil risiko terkena penyakit jantung dan stroke. [dan/bjo]






