Surabaya (beritajatim.com) – Seorang petugas pembersih kaca gedung berjuang bertahan hidup dalam posisi bergelantungan saat cuaca ekstrem menerjang sebuah apartemen di Jalan Pakuwon Indah, Surabaya, Senin (2/3/2026). Peristiwa menegangkan ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.23 WIB bersamaan dengan turunnya hujan deras yang disertai angin kencang.
Dalam video yang beredar luas, tubuh petugas tersebut tampak berkali-kali terhempas angin kencang di ketinggian gedung. Posisi tubuh korban dilaporkan masih terikat kuat pada tali keamanan lift gondola saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya segera merespons laporan darurat tersebut dengan menerjunkan tim evakuasi ke lokasi. Petugas dari unit Pos Wiyung dan Pusat langsung dikerahkan guna melakukan penyelamatan teknis di area apartemen.
“Sudah meluncur tim rescue dari (unit Pos) Wiyung dan Pusat,” ucap petugas DPKP Kota Surabaya.
Proses evakuasi hingga saat ini masih berlangsung secara intensif oleh tim ahli di lapangan. Petugas berupaya keras menjangkau posisi korban di tengah kondisi cuaca yang masih membahayakan keselamatan personel maupun penyintas.
DPKP Kota Surabaya mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat terjadi hujan lebat dan angin kencang. Aktivitas di luar ruangan maupun pekerjaan di ketinggian gedung sangat berisiko memicu kondisi darurat yang fatal.
Pengguna jalan disarankan untuk segera berhenti sejenak dan memilih tempat berteduh yang benar-benar aman dari potensi bahaya. Langkah ini krusial untuk mengantisipasi risiko pohon tumbang, jalanan licin, serta minimnya jarak pandang akibat cuaca ekstrem.
“Apabila terjadi kondisi darurat, masyarakat dapat segera meminta bantuan petugas melalui Call Center 112 atau nomor layanan 081131112112 untuk mendapatkan penanganan darurat secara cepat dan tepat,” pungkasnya. [rma/beq]






