Lamongan (beritajatim.com) – Target Promosi ke Liga 1 yang diusung Persela Lamongan nampaknya bukan isapan jempol belaka. Hal itu dibuktikan melalui aktivitas Laskar Joko Tingkir di bursa transfer paruh musim yang baru saja berakhir.
Selama periode transfer paruh musim yang dibuka 15 Desember 2024 hingga 15 Januari 2025, Persela telah mendatangkan 5 pemain.
Fabien Garcia menjadi pemain pertama yang didatangkan. Bek berpasoor Prancis itu diplot menggantikan Anderson Nascimento yang hengkang ke Barito Putera.
Selanjutnya, Kim Do-hyun yang musim lalu berseragam Persela dan sempat menyeberang ke Persikota Tangerang, kembali direkrut untuk menggantikan Lukman Ahmed-shaibu yang penampilannya dinilai kurang maksimal.
Garcia dan Kim sudah menjalani debut bersama Persela di babak pendahuluan Grup 3 beberapa waktu lalu. Meskipun baru bergabung, tapi penampilan kedua legiun asing tersebut cukup membuat Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, merasa terkesan.
Kemudian di penghujung bursa transfer, Persela kembali menambah amunisi baru dengan mendatangkan tiga pemain lokal berkualitas. Ketiganya adalah Bayu Gatra, Brylian Aldama dan Rifaldo Lestaluhu.
Bayu Gatra resmi diperkenalkan pada 13 Januari lalu. Sementara perekrutan Brylian dan Rifaldo baru diresmikan tepat di hari terakhir sebelum bursa transfer ditutup pada Rabu (15/1/2025).
Zulkifli berharap, kehadiran Brylian dan Rifaldo yang masih berusia muda, dapat menambah determinasi Persela untuk bersaing di babak 8 besar dan meraih tiket promosi ke Liga 1.
“Sangat bagus dengan kehadiran mereka berdua,kami berharap dia bisa membantu tim ini agar lebih berkembang,” ucap Zulkifli, Kamis (16/1/2025).
Zulkifli menambahkan, gairah muda yang dimiliki Brylian yang masih berusia 22 tahun dan Rifaldo 23 tahun akan memberikan dampak positif bagi Persela, ketika dipadukan dengan pemain berpengalaman seperti Bayu Gatra dan pemain senior lainnya.
“Ini adalah kombinasi yang bagus antara power dan experience kita tergabung dalam sebuah tim,” kata Zulkifli. (fak/ted)






