Jombang (beritajatim.com) – Enam orang terlihat sibuk beraktifitas di bengkel sederhana milik Bang Azh yang ada di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (18/6/2022). Ada yang menggerinda lempengan besi, ada yang mengasah bilah pisau, ada pula membuat sarung pisau.
Enam orang tersebut adalah pengurus Juleha (Juru Sembelih Halal) Jombang. Mereka sedang membuat pisau yang akan digunakan untuk penyembelihan hewan kurban bulan depan. Terdapat berbagai macam model pisau. Mulai pisau untuk menyembelih, untuk menguliti, hingga untuk mencacah daging.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kurban”]
Pisau yang sudah jadi itu kemudian dibungkus menggunakan sarung berbahan pipa PVC. Pisau-pisau itu kemudian ditata berjajar sedemikian rupa di atas balai bambu. “Hari ini kita menyelesaikan pembuatan beberapa pisau khusus untuk penyembelihan hewan kurban,” kata Kholis Rahmat Basuki, salah satu senior Juleha.
Kholis kemudian memperlihatkan sejumlah peralatan yang digunakan untuk pembuatan pisau. Di antaranya gerinda tangan, gerinda duduk, pemotong besi, serta pemanas. Kholis menjelaskan bahwa bahan yang digunakan untuk membuat pisau tersebut adalah baja S-2. Bahan itu sengaja dipilih karena mengandung karbon cukup tinggi. “Kalau karbonnya tinggih, kualitas pisau sangat bagus. Ketajamannya awet” ujarnya.

Pisau untuk menyembelih hewan kurban itu memiliki ukuran khusus. Yakni, panjangnya 30 sentimeter, lalu gagangnya sepanjang 13 centimeter. Itu ukuran ideal. Enak dipegang dan pas untuk menyembelih hewan kurban. “Bisa juga menggunakan bahan per. Sedangkan gagangnya dari kayu mahoni,” ujar Kholis sembari menunjukkan pisau hasil karyanya.
Azhar atau Bang Azh yang berada di bengkel Juleha juga tidak kalah sibuk. Sebilah pisau yang ada di tanganya dipipihkan menggunakan gerinda hingga mengkilat. Tentu saja, ketika bilah tersebut bergesekan dengan gerinda, muncul percikan bunga api.
Usai digerus menggunakan gerinda, pisau tersebut dicelupkan ke dalam ember berisi air. Begitu dilakukan berulang-ulang hingga pisau untuk penyembelihan hewan kurban itu benar-benar tajam. Setelah itu, pisau diserahkan kepada Fatik yang bertugas membuat sarung berbahan PVC.
Bang Azh menjelaskan, pisau buatannya itu dibagikan secara gratis kepada takmir masjid/musala di Kabupaten Jombang. Hingga saat ini sekitar 100 pisau yang sudah terdistribusi. “Kami menamakannya program hibah seribu pisau. Kemarin kita bagikan di Kecamatan Sumobito dan Kesamben,” ujarnya.

Bang Azh mengungkapkan, selain hibah pisau, Juleha Jombang juga mengadakan dua agenda lain menjelang Hari Raya Iduladha 1443 H ini. Yaitu, sinau bareng penyembelihan hewan kurban dan pengasahan pisau secara gratis. Sinau bareng ini dilakukan secara bergiliran dari kecamatan satu ke kecamatan lainnya.
Pesertanya adalah para takmir masjid dan musala. “Setelah sinau bareng penyembelihan, kita bagikan pisau. Sinau bareng ini sudah kita mulai satu bulan lalu, sampai H-7 Iduladha nanti. Sekitar 100 pisau yang sudah terdistribusi. Senin depan kita memberikan pelatihan kepada pengurus MUI se-Kabupaten Jombang,” pungkasnya. [suf]






