Gresik (bertajatim.com) – Peluang Megawati Hangestri untuk bergabung dengan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) di ajang final four Proliga 2025 kian terbuka. Meski masih dalam kondisi cedera usai membela klub Red Sparks di Liga Korea Selatan (V-League), manajemen GPPI terus memantau perkembangan pemain kelahiran Jember tersebut.
Manajer tim GPPI, Nanda Kiswanto, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengikuti kondisi Megawati sejak ia kembali ke Indonesia. “Megawati sedang menjalani observasi medis atas kondisinya di kaki kanan,” katanya kepada beritajatim.com, Minggu (13/4/2025).
Nanda menambahkan bahwa Megawati telah menjalani MRI dan kini dalam pengawasan tim dokter untuk mempercepat proses pemulihannya. “Cederanya tidak parah, mudah-mudahan dalam waktu dekat kembali fit seperti semula,” ungkapnya.
Nama Megawati Hangestri kembali mencuat setelah berhasil membawa Red Sparks meraih posisi runner up di Liga Voli Putri Korea Selatan musim ini. Prestasinya tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu opposite terbaik Asia Tenggara.
Jika bergabung dengan GPPI, kehadiran Megawati diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi lawan-lawannya di final four yang akan dimulai pada 18 April 2025. Selain Megawati, GPPI juga telah merekrut dua pemain asing yakni Julia Sangiacomo dari Amerika Serikat dan Hanna Davyskiba dari Belarusia.
Tak hanya memperkuat lini pemain, GPPI juga mendatangkan pelatih berpengalaman asal China, Jeff Jiang Jie. Pelatih ini sebelumnya pernah membawa timnas Indonesia meraih medali emas di SEA Games tahun 2021 dan 2023, serta mengantar Bogor LavAni menjadi juara Proliga 2022.
Dengan kombinasi pemain lokal berkualitas, dukungan pemain asing berpengalaman, serta pelatih bertangan dingin, GPPI berpeluang besar tampil sebagai kekuatan utama di final four Proliga 2025. [dny/suf]






