Surabaya (beritajatim.com) – Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menyamai rekor duet legendaris Brasil, Ronaldo dan Rivaldo.
Ketajaman kedua penyerang Prancis itu membawa Les Bleus melangkah ke semifinal sekaligus mencatatkan salah satu pencapaian paling langka dalam sejarah turnamen.
Rekor tersebut lahir setelah Prancis menaklukkan Maroko dengan skor 2-0 pada laga perempat final, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Mbappe membuka keunggulan sebelum Dembele menggandakan skor, memastikan kemenangan sekaligus menambah koleksi gol mereka sepanjang turnamen.
Mbappe kini telah mengoleksi delapan gol di Piala Dunia 2026, sementara Dembele mencetak gol kelimanya. Total 13 gol yang dibukukan kedua pemain membuat mereka menjadi pasangan pertama dari satu tim nasional yang sama-sama mencetak sedikitnya lima gol dalam satu edisi Piala Dunia sejak Ronaldo dan Rivaldo melakukannya bersama Brasil pada 2002.
Kala itu, Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak dengan delapan gol dan meraih Sepatu Emas, sedangkan Rivaldo menyumbang lima gol untuk membantu Brasil meraih gelar juara dunia. Kini, Mbappe dan Dembele berhasil menyamai torehan tersebut dengan masih menyisakan peluang menambah koleksi gol di sisa turnamen.
Gol Dembele sendiri tercipta berkat kerja sama apik dengan Mbappe yang memberikan umpan matang kepada rekannya tersebut.
Pencapaian Mbappe dan Dembele semakin istimewa karena mereka bergabung dengan daftar duet penyerang legendaris yang pernah menghiasi panggung Piala Dunia.
Sebelumnya, hanya segelintir pasangan yang mampu tampil begitu produktif dalam satu edisi, seperti Gyorgy Sarosi dan Gyula Zsengeller (Hungaria 1938), Sandor Kocsis dan Ferenc Puskas (Hungaria 1954), Pele dan Vava (Brasil 1958), Pele dan Jairzinho (Brasil 1970), hingga Diego Maradona dan Jorge Valdano (Argentina 1986).
Dengan Prancis yang masih berpeluang memainkan dua pertandingan lagi, Mbappe dan Dembele memiliki kesempatan besar melampaui rekor Ronaldo-Rivaldo.
Bahkan, mereka berpeluang menciptakan sejarah baru karena belum pernah ada tim sejak Piala Dunia pertama pada 1930 yang menutup turnamen dengan dua pemain yang masing-masing mencetak sedikitnya enam gol dalam satu edisi.
Jika mampu mempertahankan produktivitasnya hingga akhir turnamen, Mbappe dan Dembele berpeluang melewati catatan Ronaldo-Rivaldo sekaligus mendekati rekor duet tersubur sepanjang sejarah Piala Dunia yang masih dipegang Just Fontaine dan Raymond Kopa. Pasangan Prancis tersebut mencetak total 16 gol pada Piala Dunia 1958, sebuah rekor yang kini mulai berada dalam jangkauan generasi baru Les Bleus. (faw/ted)






