Sumenep (beritajatim.com) – Warga Desa Guwa-guwa, Kecamatan/ Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di bibir pantai selatan, Desa Guwa-guwa.
“Mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh Anwar dan Sahrani, warga Desa Guwa-guwa, saat berangkat mencari ikan. Mereka melihat di pinggir pantai ada benda yang mencurigakan. Ketika didekati, ternyata benda itu adalah mayat laki laki yang mengapung,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (06/08/2023).
Nelayan yang menemukan mayat itu pun langsung menghubungi kepala desa. Kepala desa kemudian meneruskan laporan warganya ke Polsek Raas. Mayat laki-laki yang ditemukan itu berbadan sedang, tanpa pakaian, berambut pendek, dan diperkirakan berumur 48 tahun.
“Mayat laki-laki yang ditemukan itu akhirnya diketahui bernama Silan (48), warga Desa Brakas, Kecamatan Raas,” terang Widiarti.

Ia mengungkapkan, menurut cerita keluarga korban, korban pamit untuk mencari ikan dengan cara memancing menggunakan perahu kayu kecil (losongan) warna kuning. Korban berangkat sekitar jam 2 dini hari. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak juga pulang ke rumahnya.
Keluarga korban kemudian melaporkan ke Kepala Desa tentang hilangnya Silan, dan berniat untuk melakukan pencarian. Namun pencarian terkendala cuaca buruk. Hingga akhirnya mayat korban ditemukan terapung di bibir pantai.
BACA JUGA:
Nelayan Sumenep Diciduk Setelah Bawa Kabur Anak di Bawah Umur ke Hutan
“Mayat pun dibawa oleh keluarga korban ke Desa Brakas. Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas medis kecamatan Raas, korban dimakamkan di pemakaman Desa Brakas,” ujar Widiarti. [tem/but]






