Bojonegoro (beritajatim.com) – Penemuan mayat laki-laki di aliran Sungai Bengawan Solo turut Desa Pagerwesi RT 05 RW 01 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro menggegerkan warga sekitar. Mayat tanpa identitas itu kali pertama diketahui oleh anak-anak yang sedang bermain di tepian sungai.
Anak-anak yang mengetahui mayat dengan ciri-ciri menggunakan kaos dan celana pendek warna hitam itu kemudian melaporkan ke warga. Selanjutnya, mayat tersebut ditepikan oleh Kandar, warga setempat, dengan menggunakan batang bambu.
“Posisi mayat tengkurap,” ujarnya, Senin (26/12/2022).
Mayat tersebut menurut warga diketahui menepi terseret arus di tikungan sungai yang sedang meluap. Aliran sungai yang mengalir deras dengan air berwarna kecoklatan membawa mayat tersebut ke tepian sungai.
“Mayat tersebut terseret arus dan menepi,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bojonegoro”]
Mayat tersebut diketahui sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas Dalops BPBD Bojonegoro bersama kepolisian kemudian melakukan evakuasi. Mayat laki-laki tanpa identitas itu kemudian dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk diotopsi.
“Selanjutnya akan diotopsi untuk mengetahui identitasnya,” ujar Kapolsek Trucuk, AKP Supriyono. [lus/but]






