Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Mauricio Souza menilai timnya selalu bekerja keras untuk memberikan hasil terbaik di setiap pertandingan.
Bahkan juru taktik berkebangsaan Brasil, juga meminta pemainnya agar lebih fokus pada diri sendiri dibanding tim lawan yang akan mereka hadapi.
Hal tersebut disampaikan pada setiap kesempatan, guna mewujudkan tim yang solid. Terlebih ia juga selalu meminta anak asuhnya agar selalu bermain kolektif dan tidak terlalu mengandalkan permainan individu.
Baca Juga: Madura United Sukses Curi Poin di Markas Persita Tangerang
“Setiap hari kita kerja keras untuk memberikan hasil yang bagus di lapangan,” kata Pelatih Madura United FC, Mauricio Souza, Minggu (3/9/2023).
Motivasi tersebut bisa dibuktikan saat tim berjuluk Laksar Sape Kerrab, berhasil mengalahkan tim tuan rumah Persita Tangerang, dengan skor 1-3 pada laga pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Jum’at (1/9/2023) lalu.
Pada laga tersebut, Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan sempat tertinggal 1-0 pada awal babak pertama. Namun akhirnya mereka mampu membalikkan keadaan dan memastikan raihan 3 poin dari markas lawan.
Baca Juga: Madura United Tenggelamkan Persita di Papan Bawah
Tiga poin tersebut didapat berkat sumbangsih dua legiun asing berkebangsaan Brasil, yakni Lulinha dan Junior Brandão. Sedangkan satu gol lainnya merupakan gol bunuh diri dari pemain Persita, Christian Rontini.
“Pertandingan itu susah untuk kita. Kita kebobolan satu kali tapi kita bisa menciptakan dua gol untuk membawa kemenangan di babak pertama, untuk di babak kedua tim kita terlalu jauh mainnya,” ungkapnya.
Kemenangan tersebut sekaligus membawa tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, bertahan di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 23 poin dari 11 laga yang dijalani. [pin/ted]






