Gresik (beritajatim.com) – Kawasan Heritage Gresik menjadi perhatian khusus Komisi III DPRD sebelum diresmikan. Kawasan yang meliputi Jalan Basuki Rahmat, AKS Tubun, Jalan KH.Zubair dan Jalan Setia Budi nantinya dikonsep menjadi kawasan Gresik tempo dulu.
Sayangnya, masih ada tangan jahil di kawasan tersebut. Pasalnya, banyak material serta pernak-pernik untuk mempercantik nuansa heritage hilang dicuri orang. Dari laporan yang masuk di kepolisian ada ratusan yang hilang.
Menindaklanjuti hal itu, Komisi III menggelar inspeksi mendadak (sidak). Hasilnya, ditemukan kualitas pengerjaan belum sempurna, utamanya material. “Kami tidak heran kalau banyak yang hilang, lantaran mudah dicopot maupun dibongkar,” ujar Ketua Komisi III DPRD Gresik Sulisno Irbansyah, Selasa (8/11/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”heritage-gresik”]
Politisi PDIP itu menambahkan, bila dibiarkan dikuatirkan dapat membahayakan masyarakat terutama pengguna jalan. Sebab, jika tidak hati-hati pengendara bisa terperosok. “Kita akan sampaikan ke pihak kontraktor maupun dinas terkait. Terutama mengevaluasi pengerjaan proyek,” imbuhnya.
Hal senada juga dikatakan anggota Komisi III Abdullah Hamdi. Dirinya, melihat banyak titik lubang drainase yang tidak tidak sejajar dengan aspal. Kondisi tersebut dikuatirkan membahayakan pengguna jalan. “Besi drainase tidak mampu menahan tekanan dalam waktu lama. Dikhawatirkan bisa merugikan banyak orang,” kata Politisi PKB itu.
Secara terpisah Kapolsekta AKP Rachmat Triyanto membenarkan banyak material di kawasan heritage yang hilang. Bahkan pihaknya menerima laporan 96 material yang hilang dari pihak kontraktor. “Selain material ada 41 besi serta ornamen lampu juga ikut raib dicuri orang. Anggota kami sempat emergoki seorang pelaku saat patroli. Namun berhasil meloloskan diri,” ungkapnya.
Perwira pertama Polri itu menuturkan, terkait dengan kasus ini pihaknya akan lebih mengintensifkan patroli di malam hari. “Biasanya pencuri beraksi dengan menggunakan motor. Kami juga mohon waktu (untuk menangkap pelaku). Semoga pelakunya tertangkap,” tandasnya. [dny/suf]






