Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Basarnas menegaskan, jika Sabtu (17/9/2022) merupakan hari kelima Basarnas terjun melakukan pencarian korban, Raffi Dimas Baddar (20) hilang di Bukit Krapyak Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Pasalnya, Basarnas baru bergabung pada hari kedua, Selasa (13/9/2022).
“Ini hari ke lima, karena baru gabung Selasa. Hari pertama sampai ke dua dari Perhutani. Sehingga pencarian masih berlanjut sampai hari Senin, pekan depan. Di hari kelima, masih belum ada titik terang,” ungkap Komandan Tim Basarnas Surabaya Octavino.
Sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP), pencarian orang hilang atau tenggelam, operasi ditutup hari ketujuh pencarian. Karena Tim Basarnas baru bergabung di hari kedua sehingga tujuh hari hitungan Tim Basarnas yakni, Senin (19/9/2022) pekan depan.
“Kalaupun, semisal nanti dihentikan dan korban belum ditemukan, bisa dilakukan pencarian secara mandiri. Antara pihak keluarga, pengelola, masyarakat setempat maupun perhutani,” katanya.
Masih kata Vino (sapaan akrab, red), sejumlah upaya sudah dilakukan Tim SAR gabungan guna melacak jejak mahasiswa semester 3 Fakultas Teknik Universitas Wijaya Putra Surabaya tersebut. Selain upaya sesuai prosedur, penambahan jumlah personel dan perluasan radius pencarian pun telah dilakukan.
“Hanya saja, penyisiran di kawasan hutan BKPH Pacet KPH Pasuruan di hari kelima Tim Basarnas belum membuahkan hasil. Sehingga sesuai dengan SOP, pencarian akan dilanjutkan hingga Senin pekan depan,” tegasnya.
Sebelumnya, seorang pendaki bernama Raffi Dimas Baddar (20) dikabarkan hilang saat camping di Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Korban terakhir terlihat pada, Minggu (11/9/2022) sekira pukul 05.00 WIB.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bukit-krapyak”]
Mahasiswa asal Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan ini bersama 11 orang temannya dari Pasuruan datang ke wisata Bukit Krapyak. Rombongan datang pada, Sabtu (10/9/2022) sekira pukul 18.30 WIB.
Rombongan camping dengan mendirikan tenda di kawasan hutan petak 24C lokasi Wisata Bukit Krapyak, kelas hutan pinus masuk wilayah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Claket, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pacet, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan. [tin/but]







