Madiun (beritajatim.com) – Promotor Boart Indonesia bekerjasama dengan Jakarta Experience Board akan menggelar Mari Kemari Festival di Stadion Wilis, Madiun. Festival ini hadir dengan tema #YaKaliGaKemari dan bertujuan menyuguhkan hiburan khas Ibu Kota bagi warga Madiun dan sekitarnya.
Acara yang berlangsung pada Sabtu, 7 Desember 2024, akan menampilkan sejumlah artis terkenal seperti Denny Caknan, Wika Salim, Masdddho, Lala Widy, Gofar Hilman x Cupi Cupita, Shinta Arshinta, dan Mala Agatha. Tidak hanya itu, festival ini juga akan menghadirkan kolaborasi spesial antar para artis di atas panggung.
Selain menyuguhkan hiburan musik, festival ini juga menghadirkan bazaar UMKM khas Madiun yang dapat dinikmati pengunjung sambil menyaksikan aksi para penampil. Hal ini bertujuan untuk menghidupkan roda ekonomi kreatif lokal.
Ni Gusti Nyoman Rini, Owner Promotor Boart Indonesia, menyampaikan bahwa Madiun dipilih sebagai kota pertama untuk menyelenggarakan festival ini sebagai upaya mendukung pariwisata daerah melalui hiburan musik.
“Kami ingin membantu meningkatkan pariwisata daerah dan menghidupkan ekonomi kreatif di setiap kota yang kami kunjungi,” ujarnya.
Beberapa pedangdut asal Jawa Timur juga akan turut tampil, dengan tujuan meningkatkan eksistensi genre dangdut koplo di tanah kelahirannya.
“Kurasi line up yang kami lakukan bukan sembarangan. Nama-nama besar yang akan tampil masih sangat dirindukan oleh penggemar, dan kami ingin melestarikan budaya dangdut koplo yang menjadi budaya asli Indonesia,” jelas Rangga Gani Satrio, Project Leader Mari Kemari Festival.
Festival ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Madiun. Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, berharap Mari Kemari Festival dapat menjadi alternatif hiburan akhir tahun yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya selalu mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Madiun, dan saya berharap acara ini berjalan lancar serta tertib,” katanya.
Tiket untuk Mari Kemari Festival dapat dibeli di platform Tokopedia mulai 23 Oktober 2024 dengan harga sebagai berikut, belum termasuk admin dan pajak:
- Rp 150.000 (early entry)
- Rp 200.000 (GA)
- Rp 250.000 (VIP)
Festival ini diharapkan menjadi salah satu acara hiburan yang meriah dan mendukung pelestarian budaya lokal serta perkembangan ekonomi kreatif di Madiun. [way/beq]






