Manchester (beritajatim.com) – Prestasi tim boleh jeblok, tetapi faktor nonteknis harus tetap optimal. Itu yang akan dilakukan Manchester United dengan rencana membangun stadion baru dalam beberapa tahun ke depan.
“Norman Foster, seorang Manchunian dan arsitek terbaik dunia, sudah merancang stadion baru ikonik bagi United di masa depan,” ujar pemilik saham minoritas United, Sir Jim Ratcliffe, dilansir Sky Sports.
Estimasi dana yang dibutuhkan untuk membangun kandang baru bagi United diprediksi mencapai GBP 2 miliar (Rp 42,4 triliun). Stadion ini nantinya akan menggantikan Old Trafford yang telah menjadi markas Setan Merah sejak 1910 atau sudah berusia 115 tahun.
Menurut Ratcliffe, Old Trafford sudah terlalu uzur dan kurang cocok untuk membawa spirit baru United. Ia juga menyoroti kurangnya stadion ikonik di Premier League seperti Estadio Santiago Bernabeu atau Camp Nou di LaLiga.
Selain menghadirkan atmosfer baru bagi United, stadion baru tersebut akan memiliki kapasitas 100 ribu kursi, jauh lebih besar dibandingkan Old Trafford yang saat ini hanya mampu menampung 74.197 penonton. Dengan kapasitas lebih besar, United diprediksi akan mendapatkan keuntungan finansial yang lebih besar dari tiket pertandingan dan berbagai event lainnya.
Namun, belum ada kepastian mengenai nasib Old Trafford setelah stadion baru dibangun. Opsi penghancuran stadion legendaris itu masih terbuka, meski akan menjadi keputusan emosional bagi para penggemar United.
“United akan kehabisan uang pada akhir musim ini. Dan, saat ini kami sedang dalam proses pembenahan semua struktur keuangan untuk mencegah hal itu terjadi,” ujar Ratcliffe lagi, merujuk pada keputusan klub yang sebelumnya melakukan PHK terhadap ratusan karyawan. [dio/suf]






