Manchester (beritajatim.com) – Manchester City mengakhiri laga kandang terakhir musim ini dengan kemenangan 3-1 atas Bournemouth pada matchweek ke-37 Premier League, Sabtu (18/5) dini hari. Kemenangan ini bukan hanya penting secara klasemen, tapi juga menjadi ajang perpisahan manis bagi gelandang andalan mereka, Kevin De Bruyne.
Etihad Stadium malam itu penuh dengan atmosfer emosional. Sebuah spanduk besar bertuliskan “King Kev” terbentang di tribun penonton, menandai dedikasi sang maestro Belgia selama satu dekade bersama City. De Bruyne tampil sebagai starter dan bermain selama 69 menit sebelum digantikan oleh Nico Gonzalez. Saat meninggalkan lapangan, ia disambut standing ovation dari seluruh penonton.
“Ini (perpisahan, Red) aneh. Aku selalu memberikan yang terbaik bagi tim ini. Aku akan selalu jadi bagian dari City sampai kapan pun,” ujar De Bruyne kepada ESPN.
Tak berhenti di situ, setelah peluit akhir dibunyikan, rekan-rekan setimnya memberikan guard of honour untuk De Bruyne yang berjalan bersama keluarganya. Penghormatan juga datang lewat video singkat dari mantan rekan setim seperti Raheem Sterling, Leroy Sane, Joe Hart, Sergio Aguero, Fernandinho, Riyad Mahrez, hingga Vincent Kompany.
“10 musim berarti ada banyak laga baginya (De Bruyne, Red) bersama kami. Dia akan sangat dirindukan di sini,” ujar pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Hasil positif ini membawa Manchester City naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 68 poin. The Citizens wajib menang atas Fulham di laga penutup musim untuk mengamankan satu tempat di Liga Champions musim depan. Jika gagal, posisi mereka bisa digeser Newcastle United, Chelsea, atau Aston Villa yang sama-sama mengantongi 66 poin. [dio/beq]






