Surabaya (beritajatim.com) – Kopi menjadi minuman favorit yang dijadikan teman untuk mengerjakan tugas dan memberikan banyak manfaat. Kebanyakan dari mereka lebih menyukai meminum kopi panas. Kopi panas memang lebih enak jika diseduh di pagi hari atau malam hari. Namun ketika siang hari, beberapa orang lebih memilih segelas cold brew atau es kopi sebagai pilihan dalam melepas dahaga.
Sebenarnya, kopi memang minuman yang cukup fleksibel untuk disajikan pada suhu panas atau suhu dingin. Tapi, biasanya pecinta kopi sejati kebanyakan menyukai kopi tubruk yang pahit panas. Jika dilihat dari segi penggemar minuman kopi, ada lebih suka menikmati kopi dengan cara yang bersenang-senang melalui adukan kopi dingin melalui berbagai resep racikan.
Bukan hanya dari segi suhu saja, Kopi panas dan kopi dingin memiliki cara yang berbeda pada wadah penyajian. Jadi, kopi panas lebih baik disajikan dalam cangkir keramik kecil atau paper cup seukuran cappucino. Untuk es kopi lebih cocok disajikan dengan gelas tinggi yang bening supaya dapat terlihat komposisi di dalamnya, contohnya tumpukan es batu.
Ketika ditanya sebenarnya lebih sehat kopi panas atau kopi dingin? Kita dapat melihat itu dari segi kandungan nya.
Secara umum, kopi panas memicu terhadap risiko gangguan tidur dan depresi. Maka dari itu, kopi tetap dikonsumsi karena memiliki kandungan polifenol, mineral dan antioksidan yang cukup tinggi. Bukan hanya itu,, kandungan bioaktif memberikan dampak baik karena bisa membangkitkan semangat, menurunkan berbagai risiko penyakit berat sehingga mampu membuat kulit jadi lebih sehat.
Selain itu, kandungan bioaktif di dalam kopi tidak akan hilang meskipun ditambah bahan komposisi lain seperti es batu. Selain itu, nutrisi alami dari biji kopi juga tidak dipengaruhi oleh perubahan suhu mau di suhu panas maupun suhu dingin. Kandungan alami itu tetap ada dalam kopi sehingga tetap mengapung-apung dalam jumlah yang sama persis.
Fakta penting tentang kopi panas dan dingin
Kalau kita mau membandingkan takaran manfaat antara kopi panas dan kopi dingin, maka bisa disimpulkan kalau kopi dingin memiliki lebih banyak memberikan nilai positif dibandingkan dengan kopi panas. Hal ini dikarenakan kopi dingin lebih aman dikonsumsi untuk pemilik masalah dalam saluran cerna.
Kandungan pada kopi dingin mengandung asam lebih sedikit dibandingkan dengan kopi panas, itulah yang membuat kopi dingin lebih aman dikonsumsi oleh penderita maag dan gangguan saluran cerna. Bukan hanya itu, keuntungan lainnya adalah minuman cocok untuk pemilik lidah sensitif, yang terkadang sering merasakan sensasi bakar saat menyesap kopi panas.
Tapi, perlu diketahui jika kopi dingin memiliki kandungan kafein lebih tinggi dibandingkan kopi panas. Ketika mengalami gangguan tidur, lebih baik menyesap kopi panas yang jauh lebih aman daripada kopi dingin. Sedangkan jika untuk mencicip es kopi, kita bisa minum dua hingga tiga jam sebelum jam tidur supaya kandungan kafein menurun ketika memejamkan mata. (prd/tur)






