Madiun (beritajatim.com) – Aksi pencurian dengan modus pembobolan terjadi di SDN Tiron 02, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026) dini hari. Belasan unit Chromebook dan sejumlah perangkat elektronik lainnya raib digasak pelaku. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui penjaga sekolah sekitar pukul 05.00 WIB. Informasi itu kemudian diteruskan kepada para guru dan pihak sekolah.
Salah satu guru, Andri Al Hamid, mengatakan dirinya langsung menuju sekolah setelah mendapat kabar adanya pembobolan. “Saat itu saya dihubungi penjaga sekolah, bahwa sekolah dibobol maling sekitar pukul lima pagi,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan, pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel salah satu jendela ruang kepala sekolah. Selain ruang kepala sekolah, ruang guru juga tak luput dari sasaran. “Setelah kami cek, ada beberapa barang yang hilang, yakni 12 unit Chromebook, satu laptop, dan satu hardisk,” ungkap Andri.
Ironisnya, aksi pelaku tidak terekam kamera pengawas karena CCTV sekolah dalam kondisi rusak sejak sekitar tiga bulan terakhir. “Kamera CCTV memang sedang trouble sudah tiga bulan, jadi tidak ada rekaman saat kejadian,” tambahnya.
Pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian serta Dinas Pendidikan setempat. Garis polisi dipasang di dua ruangan yang menjadi lokasi pembobolan, sementara Tim Inafis Polres Madiun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Terpisah, Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Tjahjono membenarkan adanya laporan kasus pencurian tersebut. “Mohon waktu, tim kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami hasil olah TKP dan keterangan saksi,” singkatnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna mengungkap pelaku pencurian yang merugikan dunia pendidikan tersebut. [rbr/suf]






