Magetan (beritajatim.com) – Aksi pencurian di pasar Parang Kabupaten Magetan kembali terjadi. Kawanan maling bobol toko kelontong milik pedagang yakni Sarkum dan menggasak ratusan bungkus rokok berbagai merk dengan total kerugian ditaksir lebih dari Rp 25 juta.
Diduga peristiwa pencurian ini terjadi pada Rabu (22/6/2022) malam, karena istri Sarkum mengetahui barang dagangannya dicuri pada pada Kamis pagi. Saat itu kondisi tokonya sudah acak acakan.
“Istri saya yang tahu pertama kali saat membuka toko pagi pagi dalam toko dalam kondisi berantakan, kabel-kabel putus dan barang barang lain berantakan. Setelah diperiksa stok rokok yang harganya mahal sudah tidak ada. Kalau ditotal sekitar Rp25 juta lebih” kata Sarkum, Kamis (23/6/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasar-parang-magetan”]
Setelah mengecek toko yang acak-acakan, istrinya baru sadar telah terjadi pencurian setelah melihat kawat pengaman bagian atas belakang toko bolong. Seperti bekas dibuka paksa dengan tang. Sarkum menyebut jika sudah 6 kali terjadi pencurian dengan sasaran toko kelontong di dalam Pasar Parang, barang yang diambil semuanya rokok.
“Ya mungkin yang mudah dibawa, terus harganya mahal. Enam kali terjadi hingga hari ini satupun belum terungkap. 0Sudah tadi lapor Polsek Parang,” terangnya.
Sarkum dan pedagang lain pada Pasar Parang berharap ada perhatian lebih dari pihak kepolisian. Karena peristiwa pencurian seperti ini sering sekali terjadi, ada 6 kali satu pun belum terungkap. Kerugian masing masing pedagang di atas Rp10 juta lebih. (fiq/ted)






