Madiun (beritajatim.com) – Salah satu minimarket di Kabupaten Madiun kembali dibobol maling. Yakni minimarket yang ada di pinggir Jalan Raya Madiun Surabaya masuk Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Madiun. Modus kawanan ini sama seperti yang terjadi pada minimarket di Desa Klitik Wonoasri yaitu masuk dengan cara melubagi tembok.
Indra Dwi Saputro salah satu karyawan minimarket tersebut mengungkapkan pencurian diketahui oleh Eti yang bertugas sebagai kepala toko, Kamis (28/10/2021) pagi.

Saat itu kepala toko hendak melakukan absensi pada komputer kasir. Pun, saat masuk Eti melihat beberapa barang berserakan. Kemudian dia baru menyadari bahwa semua rokok yang ada di etalase dekat kasir sudah raib. Kemudian Eti mencoba cek bagian tengah lorong toko, beberapa barang juga hilang. Setelah sampai ruang gudang, ternyata tembok bagian belakang gudang sudah rusak.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-madiun”]
“Pertama kali yang tahu Bu Eti, kepala toko. Dia masuk pagi kemarin, datang jam 5.50. Mau absen, pas masuk tahu rokok yang ada di etalase dekat kasir tidak ada semua, hilang semua,” jelasnya pada Jumat (29/19/2021) pagi.
Selain rokok, ada beberapa barang yang lain yang dicuri, yakni susu formula untuk anak usia di atas 4 tahun, minyak wangi dan produk lampu. Pencuri juga mengambil minuman dan roti. “Brankasnya dibobol, uangnya hilang semua. Isinya sekitar 27 juta rupiah. Jadi total kerugian sekitar 43 juta rupiah,” pungkasnya.
Usai diketahui minimarketnya dibobol kawanan maling pihak manajemen sudah melaporkannya kepada kepolisian Resor Madiun. [fiq/but]






