Ponorogo (beritajatim.com) – Beberapa hari terakhir jagad dunia maya di Ponorogo dihebohkan dengan maling yang pakai penutup kresek merah. Dia beraksi di sebuah toko sembako di Desa/Kecamatan Sawoo Ponorogo. Dalam aksinya yang terekam closed circuit television (CCTV) itu, maling tersebut bisa menggondol uang Rp10 juta. Selain itu, juga berhasil membawa berbagai jenis merek rokok, yang kerugiannya juga senilai Rp10 juta.
“Total kerugian pemilik toko itu Rp20 juta. Uang tunainya Rp10 juta dan rokok yang dibawa pelaku juga senilai Rp10 juta,” kata Kapolsek Sawoo AKP Joko Suseno, ditulis Minggu (31/03/2024).
Pemakaian kresek warna merah untuk menutupi wajahnya, kata Joko juga supaya jika terekam oleh CCTV, maling tersebut tidak dikenali wajahnya. Sehingga maling itu memang sengaja, memakai penutup kresek warna merah itu.
“Memang disengaja, dari CCTV yang dipasang di toko itu, dan wajahnya tidak ada yang terlihat,” katanya.
Untuk diketahui, aksi maling dengan penutup kresek merah terekam CCTV. Video CCTV aktivitas maling yang mondar-mandir di dalam sebuah toko sembako pun viral di media sosial (medsos).
Kapolsek Sawoo AKP Joko Suseno membenarkan bahwa kejadian maling dengan penutup kresek merah itu beraksi di wilayah hukumnya di Kecamatan Sawoo. Menurutnya, petugas pun sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di toko tersebut.
“Tidak ada yang rusak. Kemungkinan maling itu masuk lewat samping rumah, entak pakai tangga atau apa. Pelaku masuk lewat lantai 2,” kata Joko Suseno, Sabtu (30/03/2024).
Kebetulan, menurut keterangan pemilik toko, bahwa pintu lantai 2 memang pintunya tidak terkunci. Sehingga setelah memanjat naik di lantai 2, Ia bisa leluasa masuk dan turun ke lantai 1 tempat di mana toko sembako itu berada.
“Menurut keterangan korban, pintu di lantai 2 ya memang tidak dikunci. Sehingga akhirnya memuluskan maling untuk masuk,” pungkasnya. [end/aje]






