Madiun (beritajatim.com) – Markas Komando (Mako) Polsek Geger, Kabupaten Madiun, kini tampil lebih layak usai menjalani renovasi selama kurang lebih empat bulan. Peresmian hasil renovasi tersebut dilakukan Kapolres Madiun pada Kamis (8/1/2026).
Renovasi dilakukan menyusul kondisi bangunan lama yang dinilai sudah tidak memadai untuk menunjang pelayanan kepolisian. Kapolsek Geger AKP Hafiz Prasetia Akbar menyebut, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan struktural serius.
“Bangunan ini sudah sangat tua, bahkan berdiri sejak masa kolonial. Beberapa kerusakan tidak bisa lagi ditangani dengan perbaikan ringan,” kata AKP Hafiz di sela peresmian.
Ia menjelaskan, selama puluhan tahun Mako Polsek Geger belum tercatat sebagai aset resmi Polri. Kondisi tersebut membuat perawatan bangunan sebelumnya bergantung pada swadaya pimpinan dan anggota, termasuk bantuan dari masyarakat.
Seiring berjalannya waktu, kerusakan kian bertambah. Saat musim hujan, kebocoran kerap terjadi dan mengganggu aktivitas pelayanan.
Renovasi akhirnya dapat direalisasikan berkat dukungan sejumlah pihak, termasuk bantuan dari keluarga besar Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa atau akrab disapa Andika Perkasa. Dengan renovasi tersebut, AKP Hafiz menilai Mako Polsek Geger kini lebih representatif sebagai fasilitas publik.
Pada kesempatan yang sama, AKP Hafiz juga menyampaikan pamit tugas kepada masyarakat Geger. Ia akan mengemban amanah baru sebagai Kepala Satuan (Kasat) di Polres Malang.
“Saya berterima kasih atas kerja sama seluruh elemen masyarakat selama saya bertugas di Geger. Jika masih ada pelayanan yang kurang berkenan, saya mohon maaf,” ujarnya.
Terkait situasi kamtibmas, AKP Hafiz mengungkapkan bahwa kondisi Kecamatan Geger relatif aman dan terkendali. Dalam enam bulan terakhir, gangguan keamanan terbilang minim.
“Hanya satu kasus curanmor dalam sebulan terakhir dan sudah berhasil kami ungkap. Secara umum wilayah Geger kondusif,” tegasnya.
Ia juga menepis anggapan adanya potensi konflik antarperguruan silat di wilayah tersebut. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, tokoh lokal, dan aparat berjalan dengan baik.
AKP Hafiz berharap, situasi aman yang telah terjaga dapat terus dipertahankan oleh pimpinan Polsek Geger selanjutnya.
“Geger ini wilayah yang guyup rukun. Semoga ke depan tetap aman dan damai,” pungkasnya. (rbr/)






