Surabaya (beritajatim.com) Dari ketujuh hari yang ada, jumat digolongkan sebagai hari yang penuh keberkahan. Hal ini dikarenakan dalam Qamus Al-Lughah Al-Arabiyah Al-Ma’ashir, kata Jumat dapat dibaca dalam tiga bentuk: Jumu’ah, Jum’ah, dan Juma’ah.
Selain itu, dalam islam, Hari Jumat dianggap sebagai hari yang unik. Bukan hanya itu, kata ini mengalami perubahan dari dari ‘Arubah menjadi Jumu’ah. Maknanya adalah berkumpul menjadi posisi paling utama di antara hari lainnya.
Berikut adalah hari-hari lain yang memiliki makna hampir sama dengan urutan angka hari dalam sepekan: Ahad (hari pertama), Isnain (hari kedua), tsulatsa (hari ketiga), arbi’a (hari keempat) dan khamis (hari kelima), serta sabtu yang berakar kata dari sab’ah (hari ketujuh).
Jika dilihat, maka kita akan menemukan Hari Jumat dapat dikatakan istimewa ketika dibandingkan dengan hari lain. Namun, kadangkala ada yang belum mengetahuinya, atau bahkan melupakan hal tersebut.
Dalam perspektif Allah, hari Jumat dapat dikatakan lebih agung daripada hari raya kurban dan hari raya Fitri. Makna dari hari jumat ada lima keutamaan yaitu Allah menciptakan Nabi Adam dan mengeluarkannya dari surga ke bumi. Kemudian, hari jumat Nabi Adam wafat.
Ada yang mengatakan jika hari Jumat merupakan waktu yang tiada seorang hamba meminta sesuatu di dalamnya kecuali Allah mengabulkan permintaannya. Hal itu terjadi selama tidak meminta dosa atau memutus tali silaturrahim.
Peristiwa hari kiamat terjadi di hari Jumat. Saat itu tiba, tak ada Malaikat yang didekatkan di sisi Allah, langit, bumi, angin, gunung dan batu. Dalam hadits menjelaskan keagungan hari Jumat yang bukanlah hal yang dianggap sepele. Para kaum muslim dihimbau untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari khusus dengan memperbanyak ibadah.
Seringkali, hari Jumat dijadikan para ulama untuk mengistirahatkan diri sejenak dari hiruk-pikuk kesibukan duniawi. Seperti yang dilakukan Rasulullah, hari Jumat digunakan untuk meningkatkan ritual ibadah kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama, seperti bersilaturahmi, berempati kepada orang yang kena musibah, dan lain-lain. [prd/esd]






