Surabaya (beritajatim) – Batuk adalah salah satu gejala sakit yang sering kita derita sepanjang tahun. Terutama pada pergantian musim dan musim hujan seperti akhir dan awal tahun.
Sakit tenggorokan ketika batuk bisa sangat mengganggu kegiatan sehari-hari. Yang paling buruk, gejala batuk benar-benar dapat merusak jadwal, target bahkan nafsu makan kita.
Ternyata selain minuman yang sering direkomendasikan saat sakit tenggorokan karena batuk, ada juga beberapa makanan yang baik dikonsumsi dan dapat melegakan tenggorokan.
Agar bisa mengurangi gejala batuk, ada baiknya kita mengikuti saran dokter mengenai apa saja makanan yang dapat melegakan tenggorokan.
Makanan bagaimana yang harus dikonsumsi saat tenggorokan sakit?
Saat tenggorokan sakit, sebaiknya makan makanan yang lunak, mudah ditelan dan dapat meredakan iritasi.
Cairan yang hangat dapat membantu meredakan sakit tenggorokan, kemudian makanan dengan tekstur yang lebih lembut juga terasa lebih baik pada tenggorokan yang teriritasi.
Yang cukup mengejutkan, menurut V. Peter DeMarco, M.D., dokter perawatan primer di Universitas Columbia. Makanan yang dingin ternyata juga bisa bisa membantu meredakan sakit tenggorokan.
Minuman yang paling umum untuk meredakan sakit tenggorokan dan banyak disetujui dokter adalah teh dengan madu. Teh hangat yang dicampur dengan madu adalah pilihan yang bagus untuk menghilangkan rasa tidak nyaman pada tenggorokan.
Sedangkan untuk makanan yang dapat meredakan sakit tenggorokan ketika batuk ada bermacam-macam. Melansir Healthline, berikut daftar beberapa makanan yang baik untuk mengurangi sakit tenggorokan:
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
– Sereal hangat seperti oatmeal, bubur jagung, atau krim nasi
– Sayuran yang dimasak atau sayuran yang diolah dan dihaluskan
– yogurt
– Jeli
– hummus
– Telur orak-arik
– Sup
– Smoothie
– Es krim
– Puding
– Teh (dengan atau tanpa madu)
Kapan Waktunya Ke Dokter?
Sakit batuk dan tenggorokan adalah salah satu gejala umum yang bisa diobati secara mandiri. Namun jika gejala yang muncul lebih parah dan tidak kunjung sembuh, ditambah dengan demam dalam waktu yang lama, segera periksakan ke dokter.
Apabila sakit batuk sudah diserahkan kesulitan menelan atau sakit tenggorokan hingga menyebabkan sesak napas, segera segera menemui dokter. (Kai/ian)






