Jember (beritajatim.com) – Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Madura (Persam) menunjukkan kekuatan stamina dan karakter kuat sebagai salah satu tim unggulan dalam turnamen sepak bola amputasi Piala Bupati, di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur 15-19 Maret 2023.
Bermain sehari dua kali, Jumat (17/3/2023), Sugianto ‘Dimas’ dan kawan-kawan bisa mencetak lima gol dan mempertahankan gawang agar tak kebobolan. Saat pertandingan pertama yang digelar jam 08.00 WIB, Persam mangalahkan Pasuruan Amputeen Football Club (PAFC) 4-0. Sementara itu, dalam pertandingan kedua yang digelar jam 15.30 WIB, mereka menang tipis atas Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Malang (Persama) 1-0.
Sugianto mengatakan, dua pertandingan dalam sehari sebenarnya melelahkan. Apalagi Persam hanya membawa sembilan pemain, yang dengan kata lain hanya memiliki dua pemain cadangan setiap kali pertandingan.
BACA JUGA: Pengurus PSSI Jatim Tanding dengan Puluhan Warga Imigran Jemundo
Sebenarnya Persam sudah dinyatakan menang WO 3-0 atas PAFC, Rabu (15/3/2023). Hal ini dikarenakan PAFC tidak hadir sampai peluit awal pertandingan ditiup wasit. Mereka baru sampai di Jember pada malam hari dan meminta dispensasi agar pertandingan diulang.
“Rata-rata pemain Pasuruan ini adalah penghuni panti rehabilitasi disabilitas. Mereka baru dapat izin kemarin (Rabu), sehingga baru berangkat sore dan sampai Jember pada malam hari. Ya kita maklumilah,” kata Ketua Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Jember M. Agus Sabirin, Kamis (16/3/2023) malam.
Dua kemenangan ini menempatkan Persam di pucuk klasemen akhir Grup B, dengan nilai 6. Sementara Persama yang mengalahkan PAFC 4-0 sehari sebelumnya menduduki posisi kedua. PAFC pulang ke Pasuruan dengan mengantongi nilai nol dan kebobolan 8 gol tanpa sekalipun bisa mencetak gol ke gawang lawan.
BACA JUGA: Pemkot Malang Raih Penghargaan ‘Public Relation Indonesia Award’
Persam akan berhadapan dengan Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya (Persas) yang berada di posisi kedua Grup A dalam pertandingan semifinal, Minggu (19/3/2023). Sementara itu Persama akan menghadapi Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia Djember (Persaid).
“Saya tidak menekankan kepada teman-teman untuk menjadi juara. Saya bilang: ‘tunjukkan kalian mampu mengimbangi permainan mereka’. Kita tidak ditargetkan oleh pihak lain untuk jadi juara, termasuk pemerintah daerah,” kata Sugianto.
Sugianto menyadari tak mudah untuk menjadi juara dalam turnamen Piala Bupati Jember ini. “Kita berusaha sendiri supaya menjadi pemain yang lebih baik, sehingga dari Persam lebih banyak lagi pemain yang direkrut tim nasional,” katanya.
BACA JUGA: Djarum Sumbangsih Sosial Beri Pelayanan Medis Masyarakat di PPDU Jombang
Piala Bupati Jember digelar di di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, 15-19 Maret 2023. Enam tim yang berpartisipasi adalah Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia Djember (Persaid), Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya (Persas), Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Madura (Persam), Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Banyuwangi (Persawangi), Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Malang (Persama), dan Pasuruan Amputee Football Club (PAFC).
Mereka terbagi dalam dua grup. Grup A terdiri atas Persaid, Persas, dan Persawangi. Grup B terdiri atas Persam, Persama, dan PAPFC. Juara dan runner-up masing-masing grup akan dipertandingkan secara silang do babak semifinal. Rencananya pertandingan final akan digelar pada Minggu (19/3/2023) di alun-alun Kabupaten Jember. [wir]






